Bertemu Ahok di Musrenbang, Taufik Curhat Soal...  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Plt Gubernur DKI, Basuki T Purnama, dikerumuni wartawan usai sidang Paripurna Istimewa DPRD di Gedung DPRD, Jakarta, 14 November 2014. TEMPO/Dasril Roszandi

    Plt Gubernur DKI, Basuki T Purnama, dikerumuni wartawan usai sidang Paripurna Istimewa DPRD di Gedung DPRD, Jakarta, 14 November 2014. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.COJakarta - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jakarta Muhammad Taufik sempat mengutarakan keluh kesahnya kepada Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dalam acara pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kota Administrasi Jakarta Utara. Menurut dia, setelah reses dan turun ke daerah pemilihannya, dia menemukan beberapa permasalahan di Jakarta Utara.

    Taufik menuturkan masalah utama yang selalu membelit Jakarta Utara ialah banjir. "Infrastruktur lingkungan di Jakarta Utara masih jauh ketertinggalan dari wilayah lain," ujarnya di kantor Wali Kota Jakarta Utara, Rabu, 1 April 2015.

    Taufik menuturkan salah satu wilayah langganan banjir di Jakarta Utara ialah Pademangan dan Tanjung Priok. Menurut dia, seringnya banjir di dua wilayah tersebut disebabkan oleh minimnya infrastruktur antisipasi banjir, seperti pompa air.

    Tak hanya itu, banjir di Pademangan, menurut Taufik, semakin parah dengan belum diaspalnya beberapa jalan di daerah itu. "Tolong jalan diaspal, biar kalau hujan enggak mengganggu," tutur politikus Partai Gerakan Indonesia Raya ini.

    Selain itu, Taufik juga mengeluhkan masih belum maksimalnya pelayanan yang diberikan oleh pusat pelayanan terpadu satu pintu di kantor-kantor kelurahan. Tak optimalnya PTSP, kata dia, bisa dilihat dari adanya keluhan nelayan yang kesulitan memperoleh izin. "Bahkan ada nelayan yang sebulan tak berani melaut," ujarnya.

    Permasalahan lain, ucap Taufik, ialah tingginya angka pengangguran di Jakarta Utara. Menurut dia, banyak perusahaan besar di Jakarta Utara yang tak bisa menyerap warga sekitar. Menurut dia, itu lantaran warga belum memiliki keahlian yang dibutuhkan. "Pemerintah kan bisa mengirim warga ke Balai Latihan Kerja," ujarnya.

    Untuk mencari solusi dari permasalahan-permasalahan itu, Taufik memintaWali Kota Jakarta Utara Rustam Effendi berkeliling untuk bertemu dengan warga. "Pak Rustam jangan berhenti berkeliling, karena walaupun begini, hubungan tak harmonis antara anggota Dewan dan Ahok, kami masih bisa melapor pada Gubernur," katanya.

    Hari ini, 1 April 2015, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama membuka acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan di kantor Wali Kota Jakarta Utara. Acara tersebut, dihadiri juga oleh Wali Kota Jakarta Utara Rustam Effendi, Sekretaris Daerah Saefullah, dan Kepala Bappeda Tuty Kusumawati.

    Dalam Musrenbang tersebut, satuan kerja perangkat daerah dan anggota Dewan daerah pemilihan Jakarta Utara akan membahas sekitar 5.723 kegiatan atau program pembangunan daerah dengan nilai anggaran mencapai Rp 2,5 triliun.

    GANGSAR PARIKESIT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.