Setelah Gangguan Selama 2 Jam, KRL Bogor-Jakarta Normal  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penumpang wanita berjejalan di dalam gerbong Kereta Commuter Jabodetabek di Stasiun Manggarai, Jakarta, 26 Maret 2015. PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) menambah 15 persen perjalanan KRL mulai 1 April 2015. TEMPO/Subekti.

    Penumpang wanita berjejalan di dalam gerbong Kereta Commuter Jabodetabek di Stasiun Manggarai, Jakarta, 26 Maret 2015. PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) menambah 15 persen perjalanan KRL mulai 1 April 2015. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.COJakarta - PT Kereta Api Commuter Jabodetabek menginformasikan bahwa saat ini perjalanan Kereta Rel Listrik (KRL) relasi Bogor-Jakarta sudah normal kembali. Sebelumnya, perjalanan KRL terhambat sejak pukul 05.00 hingga 07.00 tadi.

    "Gangguan wesel sudah diperbaiki," ujar PT KCJ melalui akun Twitter resminya, @CommuterLine, Kamis, 2 April 2015.

    Gangguan wesel terjadi di Stasiun Depok. PT KCJ akhirnya menerjunkan teknisi untuk memperbaiki gangguan pada pukul 05.37.

    Penumpukan penumpang sempat terjadi di Stasiun Bogor. Ada pula penumpang yang menunggu hingga perbaikan selesai di Stasiun Citayam.

    Untungnya, perbaikan selesai pada pukul 06.37. Saat ini perjalanan KRL Bogor-Jakarta sudah berlangsung seperti biasa.

    ROBBY IRFANY


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.