Pria Mau Bunuh Diri di Jembatan Semanggi dari Bangka Belitung  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah Anak-anak melintas sambil mengamati sekelompok mahasiswa yang   membuat gambar sketsa suasana kawasan Bundaran Hotel Indonesia dari atas Jembatan Penyeberangan Orang (JPO), Jakarta, Sabtu (30/6). ANTARA/Reno Esnir

    Sejumlah Anak-anak melintas sambil mengamati sekelompok mahasiswa yang membuat gambar sketsa suasana kawasan Bundaran Hotel Indonesia dari atas Jembatan Penyeberangan Orang (JPO), Jakarta, Sabtu (30/6). ANTARA/Reno Esnir

    TEMPO.COJakarta - Pria yang semalaman berada di jembatan penyeberangan orang Semanggi, Jakarta, akhirnya berhasil dievakuasi. Lelaki yang mengaku berasal dari Bangka Belitung itu bersedia diajak turun.

    Seorang petugas keamanan di Plaza Semanggi mengatakan pria itu sudah berada di atas jembatan sejak Jumat malam, 3 April 2015. "Dari semalam itu. Diajak turun enggak mau," katanya, Sabtu, 4 April 2015.

    Dia tak mengetahui persis kapan lelaki tersebut mulai naik dan penyebabnya berada di sana. Namun, dari informasi yang didapatnya, pria itu berniat bunuh diri. "Dia mau bunuh diri. Enggak tahu kenapa," ujarnya.

    Akibat perbuatan nekat pria itu, lokasi ini ramai sejak semalam. Kepolisian dan petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana berusaha membujuk pria itu agar turun. 

    Namun, semalaman berupaya, pria itu tetap berada di atas atap jembatan yang menghubungkan Plaza Semanggi dan Polda Metro Jaya.

    Lelaki itu akhirnya berhasil turun setelah Kepala Kepolisian Sektor Setiabudi Ajun Komisaris Besar Audy Latuheru melakukan pendekatan dengan korban. "Saya lakukan pendekatan psikologis. Saya ajak makan dan minum pelan-pelan," tuturnya.

    NINIS CHAIRUNNISA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.