Tiga Kelebihan Monas ketimbang Tempat Wisata Lainnya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjung berfoto di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, 1 Januari 2015. Libur tahun baru, Monas ramai dikunjungi warga karena menjadi alternatif liburan murah di Jakarta. TEMPO/Frannoto

    Pengunjung berfoto di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, 1 Januari 2015. Libur tahun baru, Monas ramai dikunjungi warga karena menjadi alternatif liburan murah di Jakarta. TEMPO/Frannoto

    TEMPO.CO, Jakarta - Libur tiga hari kali ini, Monumen Nasional (Monas) menjadi salah satu tempat wisata favorit warga kota. Pada Jumat dan Sabtu, ada 10.507 orang yang mengunjungi Monas.

    Jumlah itu akan bertambah karena Minggu, 5 April 2015, ini ribuan orang antre mengunjungi tempat wisata di Jakarta Pusat. "Peningkatan jumlah pengunjung antara hari biasa dengan hari libur bisa mencapai 15 persen," kata Kepala Unit Pengelola Monas Rini Haryani.

    Ada tiga alasan mengapa Monas banyak dikunjungi wisatawan domestik di hari libur. Pertama, kata Rini, tarif masuknya yang murah. Tiket masuknya hanya Rp 2.000 untuk anak-anak dan Rp 5.000 untuk dewasa. Untuk naik ke puncak Monas, dikenakan biaya lagi.

    "Tarif masuk Monas lebih murah dibandingkan objek wisata lainnya," ujarnya. Kelebihan Monas lainnya, kata Rini, ialah adanya jargon yang mengatakan 'Anda belum ke Jakarta, jika belum berkunjung ke Monas'. Menurut dia, dengan adanya jargon tersebut, banyak wisatawan dari luar kota yang mengunjungi Monas.

    Selain itu, Rini menambahkan, ketika libur panjang, banyak orang tua yang akan mengajak anak-anaknya untuk berkunjung ke museum, dan salah satunya Monas. "Sifatnya long week end ialah edukasi anak," katanya.

    GANGSAR PARIKESIT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.