Paripurna Angket DKI, Gerindra: Kalau Ada Pelanggaran Kami..

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta, M. Taufik. ANTARA/Wahyu Putro A

    Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta, M. Taufik. ANTARA/Wahyu Putro A

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Partai Gerindra Jakarta Muhammad Taufik mengatakan fraksinya di DPRD bakal satu suara terhadap dukungan pelaporan angket dalam sidang paripurna yang diselenggarakan hari ini. "Kalau memang ada pelanggaran, kami dukung untuk dibuka," ujar Taufik saat dihubungi Tempo, Senin, 6 April 2015.

    Taufik mengatakan saat ini partainya sedang menunggu hasil penyelidikan Panitia Hak Angket. Dia belum bisa memastikan apakah sidang paripurna hari ini akan berujung hingga tahap hak menyatakan pendapat terhadap Gubernur Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

    Gerindra juga belum merencanakan pertemuan soal rencana penyikapan ini. "Kami tunggu lalu sehabis itu baru kami rapat," kata Taufik, yang menjabat Wakil Ketua DPRD DKI.

    Saat ini baru Fraksi PKB yang menyatakan menolak rencana pengajuan hak menyatakan pendapat. Partai ini berencana mengabaikan apa pun hasil temuan Panitia Hak Angket.

    Terkait ini Taufik beranggapan keputusan usulan hak menyatakan pendapat diserahkan kepada masing-masing fraksi, bahkan anggota Dewan. "Kami tetap berpegang pada aturan yang ada," tutur Taufik.

    Sidang paripurna hak angket terkait RAPBD DKI dihelat pada pukul 15.00. Sidang akan mendengarkan laporan Panitia Angket soal dugaan cacat hukum di RAPBD DKI Tahun 2015. Paripurna juga akan membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) APBD 2014.

    ROBBY IRFANY


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.