2 Puskesmas di Jakarta Timur Ini Bakal Jadi Rumah Sakit

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyapa warga yang sedang berobat  di Puskesmas Tebet, Jakarta (10/6). TEMPO/Dasril Roszandi

    Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyapa warga yang sedang berobat di Puskesmas Tebet, Jakarta (10/6). TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.COJakarta - Wali Kota Jakarta Timur Bambang Musyawardhana menargetkan dua puskesmas di wilayahnya menjadi rumah sakit tipe D pada 2016. Jika rencana itu berjalan mulus, jumlah rumah sakit pemerintah di Jakarta Timur bakal bertambah. Sebelumnya, pemerintah mengubah Puskesmas Ciracas dan Kramat Jati menjadi rumah sakit. "Rencananya, Puskesmas Duren Sawit dan Jatinegara yang bakal menyusul," kata Bambang, Senin, 6 April 2015.

    Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur Iwan Kurniawan mengatakan pemerintah bakal menganggarkan Rp 26 miliar untuk merombak dua puskesmas itu menjadi rumah sakit. Dana tersebut digunakan untuk memperbaiki fisik bangunan dan pembelian fasilitas alat kesehatan.

    Tujuan peralihan status puskesmas menjadi rumah sakit, kata Iwan, karena kebutuhan ruang rawat inap di DKI Jakarta sudah melebihi kuota. Nantinya, DKI bakal punya puluhan ruang rawat inap baru dari Puskesmas Jatinegara dan Duren Sawit. "Tambahan sekitar 80 ruang baru," ujarnya.

    Selain dukungan dana dari pemerintah, puskesmas yang bakal beralih status menjadi rumah sakit tipe D ini wajib memenuhi standar pelayanan minimum dokter. Iwan menyebutkan puskesmas wajib mempunyai dokter spesialis anak, kandungan, penyakit dalam, dan bedah. "Setidaknya dua dari empat dokter spesialis tersebut dimiliki puskesmas," dia menambahkan.

    RAYMUNDUS RIKANG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Intoleransi di Bantul dan DIY Yogyakarta dalam 2014 hingga 2019

    Hasil liputan Tempo di DIY Yogyakarta, serangan terhadap keberagaman paling banyak terjadi di Bantul sepanjang 2014 sampai 2019.