Korban Bom Tanah Abang Kritis  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah anggota kepolisian malakukan olah tkp di lokasi ledakan di kawasan Tanah Abang, Jakarta, 8 April 2015. Ledakan yang belum diketahui penyebabnya tersebut telah melukai 4 warga. TEMPO/M IQBAL ICHSAN

    Sejumlah anggota kepolisian malakukan olah tkp di lokasi ledakan di kawasan Tanah Abang, Jakarta, 8 April 2015. Ledakan yang belum diketahui penyebabnya tersebut telah melukai 4 warga. TEMPO/M IQBAL ICHSAN

    TEMPO.COJakarta - Kepala Bagian Pelayanan dan Perawatan Medis Rumah Sakit Polri Said Sukanto Komisaris Besar Yayok Witarto mengungkapkan dua dari empat korban ledakan di Tanah Abang dipindahkan dari ruang instalasi gawat darurat ke ruang intensive care unit (ICU).

    Pemindahan dilakukan kemarin malam seusai Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Unggung Cahyono menyambangi korban. "Dua korban dalam observasi medis yang ketat di ruang ICU," katanya di Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis, 9 April 2015.

    Sebelumnya, ledakan yang diduga berasal dari petasan banting terjadi di dekat Pos Polisi Tanah Abang, Jakarta Pusat, kemarin, sekitar pukul 15.00. Unggung menyebutkan peledak yang ditemukan di lokasi tergolong jenis baru di DKI Jakarta. Sedangkan di Jawa Timur, Unggung menambahkan, peledak ini dikenal sebagai bondet dengan bentuk mirip bola tenis.

    Yayok mengatakan dua korban yang dirawat di ruang ICU berinisial S, 50 tahun, dan A, 51 tahun. Menurut dia, S menderita luka pada wajah, tangan, dan kaki, serta kerusakan pada mata. Sedangkan korban berinisial A menderita luka di badan.

    Adapun dua korban lainnya; F, 31 tahun; dan A, 66 tahun; kini dirawat di ruang perawatan biasa. Sebab, kata Yayok, kondisi mereka relatif membaik dibandingkan kemarin. "Luka yang mereka derita ada di kaki kiri, mata, dan tangan," ujar Yayok.

    Selain memindahkan korban ke ruang rawat intensif, kepolisian juga memperketat penjagaan. Kepala Bagian Keamanan RS Polri Ajun Komisaris Besar Djayus Suryanto mengatakan puluhan polisi disiagakan di sekitar rumah sakit dan kamar perawatan. "Tiga puluh personel dari Brimob dan 20 personel dari Polsek Kramat Jati dan Polres Jakarta Timur," katanya.

    RAYMUNDUS RIKANG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Industri Permainan Digital E-Sport Makin Menggiurkan

    E-Sport mulai beberapa tahun kemarin sudah masuk dalam kategori olahraga yang dipertandingkan secara luas.