Ini Denda untuk Pelanggar Aturan Lalu Lintas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas polisi lalu lintas memberikan surat tilang kepada pengendara motor yang masih melintasi Jalan MH Thamrin, Jakarta, 19 Januari 2015. TEMPO/Dasril Roszandi

    Petugas polisi lalu lintas memberikan surat tilang kepada pengendara motor yang masih melintasi Jalan MH Thamrin, Jakarta, 19 Januari 2015. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta -  Kepolisian Daerah Metro Jaya kembali melakukan sosialisasi denda maksimal terhadap pelanggar aturan lalu lintas. Sosialisasi disampaikan melalui imbauan petugas di lapangan dalam operasi simpatik dan pesan berantai.

    "Kami sosialisasikan agar masyarakat mengetahui dan memahami besaran denda atas tindak pelanggaran atau tilang yang dilakukan pengendara," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Martinus Sitompul kepada Tempo, Jumat, 10 April 2015.

    Berikut ini jenis pelanggaran dan jumlah denda yang diumumkan Polda Metro Jaya:
    - Tidak memiliki STNK: Rp 500.000.
    - Tidak memiliki SIM: Rp 250.000.
    - Tidak memakai helm: Rp 250.000.
    - Penumpang tidak memakai helm: Rp 250.000.
    - Tidak memakai sabuk pengaman: Rp 250.000.
    - Melanggar lampu lalu lintas, untuk mobil: Rp 250.000; dan motor: Rp 100.000.
    - Tidak memasang isyarat mogok: Rp 500.000.
    - Pintu terbuka saat mobil berjalan: Rp 250.000.
    - Perlengkapan mobil tidak lengkap: Rp 250.000.
    - Melanggar TNBK (tanda nomor kendaraan bermotor): Rp 500.000.
    - Menggunakan telepon seluler saat berkendara: Rp 750.000.
    - Tidak memiliki spion atau klakson: Rp 250.000.
    - Melanggar rambu lalu lintas: Rp 500.000.

    AFRILIA SURYANIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.