Kepala LP Cipinang Kaget Ada Sipir Ditangkap karena Narkoba

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tiga tersangka dan barang bukti narkoba, diperlihatkan di depan awak media oleh Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, di Apartemen Green Pramuka, Jakarta, 2 April 2015. TEMPO/Imam Sukamto

    Tiga tersangka dan barang bukti narkoba, diperlihatkan di depan awak media oleh Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, di Apartemen Green Pramuka, Jakarta, 2 April 2015. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Reserse Kriminal Kepolisian RI menggerebek Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Cipinang II, Jakarta Timur. Polisi menyita narkotik jenis baru, CC4, dan mencokok seorang penjaga LP yang diduga membantu masuknya narkoba itu ke LP.

    Kepala LP Narkotika Cipinang Krismono terkejut saat mendengar kabar penggerebekan tersebut. "Saya belum dengar, baru tahu dari Anda," kata Krismono, yang dihubungi pada Jumat siang, 10 April 2015.

    Krismono berujar, akan segera meminta konfirmasi kebenaran berita tersebut dari Mabes Polri. Dia enggan mengomentari keterlibatan anak buahnya dalam penyelundupan narkotik ke dalam LP itu.

    Dalam penggeledahan di LP Cipinang Kelas II A tadi malam, polisi menemukan narkotik jenis CC4 sebanyak 120 lembar atau 2.000 keping. CC4 merupakan narkotik jenis baru yang berbentuk prangko dan beredar di kawasan Asia.

    Efek narkoba jenis ini disebut sepuluh kali lebih dahsyat dibanding ekstasi. Diduga peredaran narkoba ini dikendalikan dari dalam LP dan terkait dengan terpidana mati narkoba Freddy Budiman, yang baru saja dipindahkan dari LP Nusakambangan.

    Kepala Sub-Bagian Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Lembaga Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Akbar Hadi Prabowo tidak memungkiri kemungkinan keterlibatan sipir dalam peredaran narkoba di LP. Menurut dia, kondisi LP saat ini tidak ideal karena jumlah narapidana dan sipir tidak berimbang.

    "Ini bukan soal kecolongan. Kita harus bijak karena kondisinya memang jumlah petugas tidak mencukupi dan peralatan tidak mendukung," ujarnya.

    MOYANG KASIH DEWIMERDEKA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.