Ditinggal Salat Jumat, Rumah Maulana Diaduk-aduk Maling  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pencurian. (riaufakta)

    Ilustrasi pencurian. (riaufakta)

    TEMPO.COJakarta - Gerombolan pencuri beraksi di RT 01 RW 07 Kelurahan Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat, 10 April 2015. Pelaku membobol rumah Maulana Arif Hidayat, 43 tahun, dan mencuri hartanya. 

    Maulana menduga pencurian terjadi saat ia berada di masjid untuk menunaikan salat Jumat, sebelum pukul 12.00 WIB. Sepulang dari masjid, ia kaget mendapati pintu pagar rumahnya terbuka. "Selain itu, pintu rumah sudah rusak," kata Maulana.

    Ketika melihat ke dalam rumah, ia mendapati barang-barangnya berantakan. Pencuri mengobrak-abrik seluruh isi rumah di lantai satu dan dua. Mereka mencari barang berharga dan uang milik Maulana.

    Maulana kehilangan sejumlah harta-benda, antara lain uang tunai sebesar Rp 18 juta dan buku tabungan yang ditaruh di dalam kamar di lantai dua. Empat ponsel Maulana juga dibawa maling. Tidak ada jejak yang bisa diidentifikasi Maulana.

    Maulana menambahkan, dia baru dua bulan menempati rumah ini. Tidak setiap hari rumah ini ditinggalinya. Sebab, dia dan keluarganya masih tinggal di rumah yang lain. Maulana hanya bisa menduga bahwa pencuri sudah lama mengamati rumahnya.

    Ketua RW 07 Munadi mencurigai jumlah pencuri lebih dari satu. Menurut dia, mereka membawa mobil dan sepeda motor yang diparkir di ujung jalan. "Saya menduga kendaraan itu milik pelaku."

    ERWAN HERMAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Pilkada Langsung, Melalui DPRD, dan Asimetris

    Tito Karnavian tengah mengkaji sejumlah pilihan seperti sistem pilkada asimetris merupakan satu dari tiga opsi yang mungkin diterapkan pada 2020.