Kisah Panglima FBR Ditodong Pistol Lalu Lari Tunggang Langgang  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tempo/Tony Hartawan

    Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO , Jakarta - Seorang warga Bintara yang mengaku anggota polisi bernama Bobby Gumai mengacungkan senjata api ke Panglima Forum Betawi Rempug (FBR) Sarul. Kejadian ini berlangsung di Pasar Sumber Arta, Bekasi Barat, Kamis malam, 9 April 2015.

    Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Metro Jaya Komisaris Besar Martinus Sitompul mengatakan kejadiannya pada pukul 19.00 WIB. Awalnya, Sarul tengah mengemudikan mobil hampir menyerempet Gumai yang sedang mengendarai sepeda motor.

    "Sarul disuruh berhenti oleh Gumai, karena emosi hampir terserempet," kata Martinus di kamtornya, Jumat, 10 April 2015. Sarul yang merasa terancam menghubumgi temannya bernama Jhon.

    Saat Jhon tiba, Gumai langsung memgeluarkan senjata api jenis FN. Ditodong pistol, kata Martinus, Jhon dan Sarul lari tunggang langgang. Larinya Jhon dan Sarul bukan karena menyerah, tapi menghimpun kekuatan besar.

    Keduanya memanggil anak buahnya untuk mengepung rumah Gumai di Perumahan Bintara 3, Bekasi Barat. Di rumahnya, Gumai kembali mengeluarkan senjata api. Tapi bukan jenis pistol melainkan laras panjang jenis SS 1. "Ia mengaku sebagai anggota polisi," kata Martinus.

    Kepolisian Resor Kota Bekasi mendatangi rumah Gumai dan melakukan penggeledahan. Barang bukti berupa senjata FN Airsoft gun, senapan SS1 replika, dan 19 butir peluru tajam, disita dari rumah Gumai. "Setelah diselidiki, dia bukan anggota polisi hanya mengaku saja," ujar Martinus.

    Gumai dijerat Undang-undang Darurat atas kepemilikan senjata api ilegal dan melakukan ancaman terhadap keselamatan orang. "Yang bersangkutan masih diperiksa," ujarnya.

    AFRILIA SURYANIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.