SMA di Jakarta Timur Siap Gelar Ujian Nasional  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Orangtua siswa  berdzikir sambil menangis saat mendampingi anaknya mengikuti Doa Untuk UN di Masjid Agung Jawa Tengah, 10 April 2015. Ribuan siswa SMP dan SMA mengikuti dzikir untuk menyiapkan mental pada ujian nasional nanti. Tempo/Budi Purwanto

    Orangtua siswa berdzikir sambil menangis saat mendampingi anaknya mengikuti Doa Untuk UN di Masjid Agung Jawa Tengah, 10 April 2015. Ribuan siswa SMP dan SMA mengikuti dzikir untuk menyiapkan mental pada ujian nasional nanti. Tempo/Budi Purwanto

    TEMPO.COJakarta - Kepala Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Timur Arie Budiman menyatakan semua sekolah di Jakarta Timur sudah siap menggelar ujian nasional tingkat sekolah menengah atas pada Senin, 13 April 2015. "Semuanya sudah siap," kata Arie saat dihubungi, Sabtu, 11 April 2015. 

    Di SMAN 110, misalnya, kata Arie, semua ruang ujian sudah tertata rapi dan bersih. Setiap meja ditandai dengan nomor peserta ujian. Untuk lebih memudahkan siswa yang hendak mencari ruang ujiannya, di jendela masing-masing ruangan terpasang gambar siswa peserta ujian. 

    Kepala Bagian Tata Usaha SMAN 110 Siti Situmeang mengatakan pemasangan atribut itu selesai dikerjakan kemarin. "Tinggal naskah ujiannya saja yang belum diterima," ucapnya. Biasanya, ia melanjutkan, naskah ujian tiba pada hari ujian. 

    Arie menambahkan, saat ini naskah soal ujian ada di setiap rayon. Di Jakarta Timur, naskah soal sekolah kejuruan ditempatkan di SMKN 26. Sedangkan naskah soal SMA ada di SMAN 54, SMAN 31, dan SMAN 102. Naskah-naskah itu disimpan di sana sebelum didistribusikan ke sekolah lain. 

    Selain menggelar ujian secara manual tahun ini, pemerintah menguji coba ujian secara online atau berbasis komputer. Di Jakarta Timur, ujar Arie, ada lima sekolah yang akan menggelar ujian secara online, yakni, SMKN 5, SMKN 26, SMKN 46, SMKN 48, dan SMKN 50. 

    Ia mengklaim seluruh perangkat pendukung pelaksanaan ujian berbasis komputer di sekolah-sekolah itu sudah siap. "Semuanya tak bermasalah," katanya. 

    ERWAN HERMAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.