Di Bekasi, Baru Dua Sekolah Siap UN Online

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang Siswi terlihat serius mengikuti tryout online, sistem ini digunakan untuk mencegah kecurangan dan meningkatkan efesiensi. Bogor, 9 April 2015. Lazyra Amadea Hidayat

    Seorang Siswi terlihat serius mengikuti tryout online, sistem ini digunakan untuk mencegah kecurangan dan meningkatkan efesiensi. Bogor, 9 April 2015. Lazyra Amadea Hidayat

    TEMPO.CO , Bekasi: Bekasi- Dari 244 sekolah menengah atas/ sederajat di Kota Bekasi, baru dua sekolah yang menyatakan siap melaksanakan ujian nasional (UN) secara online. Dua sekolah itu, adalah SMA Negeri 5 dan Sekolah Menengah Kejuruan Yadika 11, Kota Bekasi.

    "Insya Allah, kami sudah siap menyelenggarakan UN Online," kata Kepala Sekolah SMA 5 Kota Bekasi, Neni Nuraeni, kepada Tempo, Ahad, 12 April 2015.

    Menurut Neni, sekolahnya telah menyiapkan 120 perangkat komputer. Dari jumlah itu, yang dipakai 103 unit, sisanya sebagai  cadangan.Adapun, jumlah peserta ujian 309 murid.

    Mengingat jumlah komputer tak sebanding dengan jumlah peserta, pihak sekolah menyiasati dengan cara membagi tiga shift. Masing-masing shift terbagi 103 peserta. "Kami sudah melakukan ujicoba sampai enam kali. Hasilnya memuaskan, dinas, DPRD menyatakan tidak ada masalah," katanya.

    Neni menjamin kelancaran ujian nasional secara online di sekolahnya. Alasannya, sejumlah perangkat pendukung telah disiapkan, misalnya server, Uninterruptible Power Supply (UPS), modem, dan lainnya. "Kami juga meminta kepada PLN agar menjamin listriknya, PLN sudah bersedia."

    Meski dilakukan dengan cara shift, Neni menjamin tak ada kecurangan selama pelaksanaan. Sangat tidak mungkin peserta shift 1 akan mengingat soal maupun mencatat untuk dibocorkan ke shift berikutnya. "Karena soalnya pasti beda, serta waktu yang tak banyak," kata dia.

    Adapun di SMK Yadika 11 Kota Bekasi, juga menyatakan kesiapannya menyelenggarakan ujian nasional secara online. "Di SMK Yadika 11, pesertanya mencapai 425 siswa," kata Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Dedi Junaedi.

    ADI WARSONO


  • UN
  •  

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.