Ahok ke Peserta UN: Nilai A Jadi Dosen, Dapat B Jadi Bos  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gebenur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Tempo/Dian Triyuli Handoko

    Wakil Gebenur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Tempo/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama memberikan sambutan di hadapan 293 siswa peserta Ujian Nasional SMK Negeri 27 Jakarta, Senin, 13 April 2015.

    Kehadiran Ahok pada pukul 07.00 WIB di sekolah tersebut langsung disambut riuh tepuk tangan para siswa. "Yang penting jujur, yang jujur lebih untung. Kerja, usaha, bukan soal sertifikat, tapi karakter kejujuran, integritas kita," kata Ahok saat memberikan sambutan di SMKN 27 Jakarta, Sawah Besar, Jakarta Pusat.

    Ada tiga poin utama yang disampaikan Ahok di hadapan para peserta Ujian Nasional. Melihat dasar keilmuan sekolah yang mempelajari soal pariwisata, boga, busana, dan kecantikan tersebut, Ahok menekankan perlunya meningkatkan kreativitas dan bukan mengutamakan nilai.

    Sambil berseloroh Ahok berujar, "Yang dapat nilai A akan menjadi dosen, tapi yang dapat nilai B akan jadi bos." Sontak ucapan Ahok ini membuat seisi sekolah riuh dan sejumlah siswa bertepuk tangan.

    Orang yang kreatif, menurut Ahok, jangan sampai lepas dengan creator atau Tuhan. "Orang kreatif pasti punya hubungan baik dengan creator. Belajar dan beribadah dengan baik," ucap Ahok lagi.

    Usai memberikan sambutan dan kata semangat, Ahok menyempatkan diri untuk berfoto bersama dan melayani beberapa ajakan selfie dengan siswa.

    Ahok juga melakukan simbolisasi penanaman pohon dan menuliskan kata mutiara pada kanvas putih dengan spidol hitam.

    "Pendidikan adalah yang terpenting setelah kesehatan. Kejujuran dan hati yang melayani sesama tujuan hidup sehat dan terdidik". Begitu tulisan kata-kata mutiara dari Ahok di SMKN 27 Jakarta.

    Ahok juga menuliskan semoga seluruh alumnus dan pengajar di sekolah tersebut dapat menjadi pelaku dan teladan dalam hal yang ia tuliskan tadi.

    AISHA SHAIDRA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.