Naskah UN Biologi Kurang Satu Amplop  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dokumen rahasia negara, soal Ujian Nasional (UN) saat akan disortir oleh petugas di Rayon 01, SMA Negeri 77, Cempaka Putih, Jakarta, 11 April 2015. Pemerintah memastikan nilai ujian nasional tak menjadi satu-satunya syarat kelulusan siswa. Sekolah akan melihat berbagai aspek untuk menentukan kelulusan siswa masing-masing. Tempo/Aditia Noviansyah

    Dokumen rahasia negara, soal Ujian Nasional (UN) saat akan disortir oleh petugas di Rayon 01, SMA Negeri 77, Cempaka Putih, Jakarta, 11 April 2015. Pemerintah memastikan nilai ujian nasional tak menjadi satu-satunya syarat kelulusan siswa. Sekolah akan melihat berbagai aspek untuk menentukan kelulusan siswa masing-masing. Tempo/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Tangerang Selatan - Kepala Dinas Pendidikan Tangerang Selatan Mathodah mengatakan sudah melaporkan mengenai soal Ujian Nasional Biologi untuk sekolah SMA Stela Maris yang kurang satu amplop. Laporan tersebut ditujukan kepada dinas pendidikan tingkat provinsi.

    "Memang betul ada kekurangan soal, tetapi kita sudah melaporkan kekurangan satu amplop soal Biologi untuk sekolah Stela Maris kepada Dinas Pendidikan Provinsi Banten. Soal sampai sekarang masih dalam perjalanan ke SMAN 7 Tangsel untuk disimpan" kata Mathodah saat dihubungi Tempo, Minggu, 12 April 2015.

    Menurut Mathodah, satu amplop soal Biologi akan tiba di SMAN 7 Tangsel sekitar pukul 18.00 WIB untuk disimpan di sana. Alasannya, SMAN 7 Tangsel menjadi tempat penyimpanan soal-soal UN 2015.

    "Insya Allah soal sampai nanti sore pukul 18.00 Wib, jadi anak-anak tidak usah khawatir dipastikan saat ujian besok tidak ada lagi gangguan kekurangan soalm" ujarnya.

    Seperti diberitakan sebelumnya, ada kekurangan satu amplop soal Ujian Nasional mata pelajaran Biologi untuk sekolah Stela Maris. Kekurangan soal ini disampaikan Kepala Bidang Pendidikan Menengah, Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan, Sridoyo. Pihaknya sudah melaporkan kekurangan tersebut kepada Dinas Pendidikan Provinsi Banten.

    MUHAMMAD KURNIANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.