Dipuji Jokowi, Ahok: Siapa Dulu Gubernur Sebelumnya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi (tengah) duduk bersama Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama (kiri), saat upacara HUT Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) ke-43 di lapangan Silang Monas, Jakarta, 1 Desember 2014. Jajaran aparatur diminta meninggalkan mental priayi dalam melayani tugas dan tanggung jawabnya. ANTARA/Fanny Octavianus

    Presiden Jokowi (tengah) duduk bersama Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama (kiri), saat upacara HUT Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) ke-43 di lapangan Silang Monas, Jakarta, 1 Desember 2014. Jajaran aparatur diminta meninggalkan mental priayi dalam melayani tugas dan tanggung jawabnya. ANTARA/Fanny Octavianus

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo memberikan selamat kepada Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama karena Jakarta masuk dalam kategori 30 kabupaten/kota yang memiliki integritas tinggi. "Selamat kepada Bapak Gubernur," kata Jokowi di lapangan SMA Negeri 2 Gajah Mada Jakarta, Selasa, 14 April 2015.

    Ahok, sapaan Basuki, yang berada di samping kiri Jokowi, langsung tertawa dan berterima kasih atas apresiasi yang diberikan.

    Ahok pun berkelakar, "Siapa dulu gubernur sebelumnya."

    Menteri Pendidikan Anies Baswedan memperlihatkan data 30 kabupaten yang memiliki integritas tinggi. Daerah itu dinilainya memiliki tingkat kecurangan kecil, hanya 0,6 persen dalam 5 tahun terakhir. "Ini data tahun lalu," kata Anies yang berdiri di sebelah kiri Jokowi.

    Jokowi, Anies, dan Ahok melakukan sidak di SMAN 2 Gajah Mada untuk melihat pelaksanaan Ujian Nasional. Jokowi tiba di SMAN 2 Gajah Mada pukul 06.45. Rombongan juga mengunjungi SMKN 1 Budi Utomo.

    Joko Widodo melakukan inspeksi mendadak (sidak) di beberapa sekolah di kawasan Jakarta Pusat pagi tadi. Sekolah yang dikunjungi Jokowi adalah SMAN 2 Gadjah Mada dan SMKN 1 Budi Utomo.

    Jokowi mengatakan sidak di kedua sekolah ini lantaran kedua sekolah menetapkan sistem Ujian Nasional (UN) yang berbeda. "Di SMAN 2 UN berbasis kertas, sedangkan di SMKN 1 berbasis komputer," kata Jokowi di halaman SMKN 1 Budi Utomo, Jakarta Pusat, Selasa, 14 April 2015.

    MITRA TARIGAN

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.