Diduga Berbuat Cabul, Guru Privat di Tebet Digiring Polisi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ilustrasi

    ilustrasi

    TEMPO.COJakarta - Polisi memeriksa seorang pria yang bekerja sebagai guru privat. Pria berinisial RT itu diduga telah bertindak cabul terhadap lima anak didiknya. "Dia ditangkap kemarin sore dan dibawa ke Polsek Tebet," kata Kepala Keamanan Gedung Sarana Jaya Arie Surahman kemarin. 

    Arie mengatakan RT adalah penghuni lama Gedung Sarana Jaya, Tebet, Jakarta Selatan. Pertama kali dia menghuni gedung itu pada 2012. Setahun kemudian, dia pindah ke Kalibata City. Namun RT kembali lagi awal 2014 karena banyak muridnya yang berada di kawasan Tebet. RT menyewa hunian dengan luas 280 meter persegi. "Sewanya masih ada sampai Juni ini," katanya.

    Menurut Arie, RT memberi pelajaran kepada murid-murid di tempat tinggalnya itu. Kemarin petang, ada orang tua murid yang datang menemui pengelola gedung. Orang tua itu mengatakan anaknya sudah dilecehkan oleh RT. Pengelola gedung kemudian memanggil RT. "Dia sempat mengakui kesalahannya, tapi tak menjelaskan perbuatan pelecehan seksual apa yang dilakukan," kata Arie.

    Atas saran pengelola gedung, orang tua murid dianjurkan melapor ke Polsek Tebet. Tidak berapa lama, polisi datang dan membawa RT.  

    Kepala Kepolisian Sektor Tebet Komisaris I Ketut Sudharma mengatakan belum mengetahui peristiwa itu. "Harusnya setiap laporan melalui saya, tapi saya belum dengar sama sekali," ujarnya.

    YOLANDA RYAN ARMINDYA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Fahri Hamzah Dari PKS Ke Partai Gelora Indonesia

    Partai Gelora Indonesia didirikan di antaranya oleh Fahri Hamzah dan Anis Matta pada, 28 Oktober 2019. Beberapa tokoh politik lain ikut bergabung.