Ini Tanda-tanda Kecanduan Brownies Ganja  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Penjualan kue brownies mengandung ganja melalui situs www.tokohemp.com terungkap oleh Badan Narkotika Nasional (BNN). Bagaimana cara mengetahui tanda kecanduan lantaran mengkonsumsi Brownies ganja ini?

    Juru bicara BNN Komisaris Besar Slamet Pribadi mengatakan tanda-tanda seseorang kecanduan Brownies mengandung ganja sama seperti menggunakan ganja dengan dihisap. "Karena sifat ganja ini halusinogen, maka jika kecanduan akan menimbulkan halusinasi yang luar biasa," kata Slamet, kepada Tempo, Rabu, 15 April 2015.

    Selain itu, Slamet menjelaskan, tanda seseorang kecanduan setelah mengkonsumsi brownies ganja ini akan mengalami gejala susah makan. "Badan terasa malas dan lebih sering tidur," ujarnya.

    Untuk menghindari manipulasi brownies yang disusupkan ganja ini, BNN mengimbau kepada masyarakat untuk membeli makanan dan minuman di toko atau tempat resmi. "Karena makanan sulit dideteksi secara fisik, hanya bisa dilakukan secara laboratorium," kata dia.

    BNN berhasil membongkar modus baru peredaran narkoba dari sindikat yang beranggotakan lima orang. Kelompok ini mengedarkan ganja yang dicampur dalam adonan cokelat dan brownies.

    Jajanan mengandung ganja itu dikemas dalam kotak kecil seukuran kemasan kue. Tiap kotak berisi 20 butir cokelat atau potongan brownies. "Sekotak dijual dengan harga Rp 200 ribu," kata Deputi Pemberantasan BNN Deddy Fauzi Elhakim di Cawang, Senin, 13 April 2015.

    Deddy menambahkan sindikat tersebut memasarkan jajanan mengandung ganja itu lewat situs Internet, www.tokohemp.com. Pembeli, bakal menghubungi sindikat tersebut untuk memesan via telepon atau layanan pesan singkat. "Bisnis tersebut sudah dijalankan sejak enam bulan lalu dan mengambil ganja dari Jambi," ujar Deddy.

    Terbongkarnya sindikat ini berawal dari seorang anak yang usai mengkonsumsi brownies ganja yang tak mengetahui kandungan kue tersebut. Setelah memakannya, Deddy bercerita, anak itu tak kunjung bangun dari tidurnya. Keanehan ini lantas dilaporkan ke polisi dan menjadi petunjuk BNN untuk membongkar sindikat produsen brownies ganja.

    Berbekal informasi tempat pembelian brownies itu, BNN meringkus dua orang bernisial OJ, 21 tahun, dan AH, 21 tahun, di Blok M Plaza, Jakarta Selatan, pada Jumat, 10 April 2015. Selain itu IR, 38 tahun, YG (23), dan HA (37) juga ditangkap tak jauh dari lokasi penggerebekan. "IR yang berperan sebagai ketua sindikat ini," kata Deddy. Sedangkan YG berperan sebagai juru masak serta HA sebagai penjaga toko di Blok M Plaza lantai 1.

    AFRILIA SURYANIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.