Sanksi bagi Retno, Dinas Pendidikan Tunggu Instruksi Ahok

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Federasi Serikat Guru Indonesia Retno Listyarti. Tempo/Tony hartawan

    Federasi Serikat Guru Indonesia Retno Listyarti. Tempo/Tony hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Arie Budhiman mengatakan masih menunggu instruksi dari Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama mengenai sanksi yang akan diberikan kepada Kepala SMA Negeri 3 Jakarta Retno Listyarti, yang dituding meninggalkan sekolah saat ujian nasional berlangsung kemarin, 15 April 2015. 

    "Iya, nanti kami akan lakukan (menjatuhkan sanksi), tunggu instruksi Gubernur," kata Arie saat ditemui di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis, 16 April 2015.

    Arie mengatakan perilaku Retno meninggalkan lokasi sekolah saat bertugas adalah tindakan yang tak bertanggung jawab. Ihwal bentuk sanksi kepada Retno, Arie mengatakan masih menunggu masukan dari Tim Reformasi Birokrasi dan hasil pemeriksaan Inspektorat. "Kalau salah, ya dia diberi sanksi. Kami proporsional, kok," ujar Arie.

    Menurut Arie, tak ada kepala sekolah lain yang meninggalkan sekolah saat UN berlangsung. Kasus Retno pun belum pernah terjadi sebelumnya. "Enggak ada. Kayaknya baru terjadi kali ini, deh," katanya. Arie melanjutkan, Retno tak pernah memberikan penjelasan kepada Dinas Pendidikan mengenai alasannya meninggalkan sekolah kemarin.

    Sebelumnya, saat dimintai konfirmasi, Retno mengklarifikasi kabar tersebut. Retno menerangkan, pada Selasa, 14 April 2015, sekitar pukul 06.30 WIB, Retno berada di SMA Negeri 70, Jalan Bulungan, Jakarta Selatan, untuk mengambil soal ujian yang disimpan di sekolah itu selaku rayon. Setelah mengambil soal, Retno menuju SMAN 3, Setiabudi, Jakarta Selatan, untuk memberikan soal dan menaruh mobilnya. 

    Pada hari itu Retno memang dijadwalkan hadir dalam dialog yang ditayangkan stasiun televisi TV One selama 20 menit. Syuting acara tersebut awalnya direncanakan dilakukan di SMA Negeri 70. Namun karena perubahan jadwal Menteri Anies Baswedan, ia diminta kru TV One melakukan syuting di SMA Negeri 2, Jakarta Pusat, yang menjadi lokasi peninjauan Menteri Anies pagi itu. Retno mengaku sempat menolak tawaran kru stasiun televisi itu tersebut. Namun Retno dijanjikan kru bakal sudah kembali berada di SMAN 3 pada pukul 07.30 WIB saat ujian nasional dimulai. 

    Akhirnya Retno pun mendatangi SMAN 2 bersama kru TV One, dan hanya menjalani syuting selama 10 menit. Ia kemudian diantarkan kembali oleh kru stasiun TV itu dan tiba di SMAN 3 pada pukul 07.26 WIB. Menurut Retno, dia sudah kembali bertugas di sekolah itu pada pukul 08.00 WIB. Retno menambahkan, ia baru meninggalkan sekolah pada pukul 16.45 WIB. Karena itu, dia mengatakan, tudingan Ahok bahwa dia meninggalkan sekolah saat UN berlangsung tidak benar.

    AISHA SHAIDRA | MAYA NAWANGWULAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Atlet E-Sport, Jadi Miliarder Berkat Hobi Bermain Video Game

    Dunia permainan digital sudah bukan tidak bisa dipandang sebelah mata. Kini, para atlet e-sport mampu meraup miliar rupiah hasil keterampilan mereka.