Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

BNN Gagalkan Penyelundupan Sabu dan CC4 dari Malaysia  

image-gnews
Sejumlah tersangka dan barang bukti penyelundupan narkotika jenis sabu-sabu dihadirkan saat keterangan pers di gedung Badan Narkotika Nasional (BNN) Jakarta, Senin (29/10). ANTARA/Widodo S. Jusuf
Sejumlah tersangka dan barang bukti penyelundupan narkotika jenis sabu-sabu dihadirkan saat keterangan pers di gedung Badan Narkotika Nasional (BNN) Jakarta, Senin (29/10). ANTARA/Widodo S. Jusuf
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba jenis sabu sebanyak 10 kilogram yang berasal dari Malaysia. Selain sabu, BNN juga mengamankan narkoba lain yang diduga jenis CC4.

Jenis narkoba yang terbilang baru di Indonesia ini disamarkan dalam bentuk rokok sebanyak 18 batang. "Dugaannya CC4. Untuk kepastiannya menunggu hasil uji laboratorium," kata juru bicara BNN Komisaris Besar Slamet Pribadi di kantornya, Kamis, 16 April 2015.

Kedua jenis narkoba tersebut dibawa oleh KM Rizki Satu dari Pelabuhan Port Klang, Malaysia, menuju Pelabuhan KPLP Ditjen Pelabuhan Laut Dusun IV, Desa Nenasiam, Kecamatan Medan Deras, Kabupaten Batubara, Sumatera Utara.

Begitu tiba di Medan Deras pada 15 April 2015, petugas langsung mencokok ketiga anak buah KM Rizki Satu. Mereka adalah AG, 25 tahun; B, 36 tahun, dan HP, 39 tahun. Ketiganya berperan sebagai kurir.

Menurut Slamet, diduga mereka terlibat peredaran narkoba jaringan internasional melalui jalur laut. Rencananya kedua jenis narkoba tersebut akan dipasarkan di daerah Medan dan Aceh.

Slamet mengatakan penangkapan ketiga pelaku tersebut bermula dari laporan masyarakat. Petugas intel BNN kemudian menindaklanjutinya dengan melakukan pengintaian sejak Maret lalu. "Mereka sudah lama kami incar."

Pada awal April, ujar Slamet, kapal tersebut mengangkut kayu dari Pelabuhan Tanjung Balai Dumai, Riau, dan bersauh di Pelabuhan Port Klang, Malaysia. Pulang dari Malaysia, kapal bertonase 6 ton ini bukan membawa kayu lagi, melainkan narkoba. Narkoba dibawa dari Malaysia menuju Medan Deras.

Menurut Slamet, pola tersebut telah dilakukan oleh ketiga pelaku sebanyak enam kali sejak Desember 2014. Mereka selalu berhasil mengelabui petugas yang memeriksa kapal dengan menyamarkan kedua jenis narkoba itu.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Salah seorang pelaku, B, mengaku mendapat barang haram tersebut dari warga negara Indonesia yang berada di Malaysia. Setiap pengiriman dari Malaysia ke Medan, ia diberi upah sebesar Rp 8 juta. "Tergantung paketnya. Kadang lebih juga," kata nahkoda kapal itu.

Pelaku lainnya, HP, menyangkal jika terlibat pengedaran narkoba. "Saya tidak tahu. Yang tahu itu nahkoda kapal," ucapnya.

Meski begitu, ia tak menampik jika dirinya mendapat uang sebanyak empat kali dengan jumlah bervariasi mulai Rp 2,5-5 juta dari nahkoda kapal. Dia mengaku tak mengetahui asal usul uang itu. "Saya hanya ikut-ikutan."

Akibat perbuatannya, Slamet mengatakan ketiga pelaku terancam hukuman pidana mati. Mereka dijerat Pasal 115 ayat 2, 114 ayat 2, 112 ayat 2 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Ketiganya kini meringkuk di sel tahanan BNN. Slamet menjamin ketiganya tidak akan kabur seperti kasus sebelumnya, yakni sepuluh tahanan BNN kabur. "Sudah dijaga ketat tidak mungkin terjadi lagi," ucap Slamet.

ERWAN HERMAWAN

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Dalam Waktu 7 Bulan, Polda Sumut Ungkap 2.835 Kasus Peredaran Narkotika

2 hari lalu

Badan Reserse Kriminal Polri (Bareskrim) menunjukkan alat bukti narkoba berupa sabu, narkotika, dan jenis obatan-obatan terlarang di gedung Mabes Polri, Jakarta Pusat, Rabu, 13 Maret 2024. TEMPO/Ihsan Reliubun
Dalam Waktu 7 Bulan, Polda Sumut Ungkap 2.835 Kasus Peredaran Narkotika

Polda Sumatera Utara dan jajaran polres telah mengungkap 2.835 kasus narkotika.


Polda Babel Amankan Sabu 35 Kg dalam Bungkus Teh Cina Asal Aceh, Pekerja Tambang Diduga Jadi Target Pasar

2 hari lalu

(Kiri-kanan) Kapolres Bangka Barat AKBP Ade Zamrah, Direktur Reserse Narkoba Kombes Slamet Ady Purnomo, Kapolda Bangka Belitung Irjen Tornagogo Sihombing dan Kabid Humas Kombes Jojo Sutarjo saat konferensi pers pengungkapan kasus 35 kilogram sabu, Selasa, 26 Maret 2024. (foto servio maranda)
Polda Babel Amankan Sabu 35 Kg dalam Bungkus Teh Cina Asal Aceh, Pekerja Tambang Diduga Jadi Target Pasar

Polda Babel mengamankan sabu 35 kg dalam kemasan teh cina asal Aceh dari dua kurir yang tiba di Pelabuhan Tanjung Kalian, Mentok.


WNA Portugal Jadi Kurir Kokain Cair dalam 3 Botol Sampo, Terbang ke Indonesia Diupah 6 Ribu Euro

3 hari lalu

Dua tersangka peredaran narkoba dihadirkan dalam Konferensi Pers di Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Senin, 25 Maret 2024. Dalam konpers terdapat total tersangka berjumlah 5 orang, berinisial RPAV Kurir, WN Portugal, FMGS penerima, WN Portugal, AM penerima, LS penerima, NK Kurir, dan total barang bukti, kokain cair 2.598,9 Mili Liter atau 2.673,8 Gram, sabu 1.057 Gram atau 1.02 Kg, serbuk MDMA 1.503 Gram atau 1.50 Kg, TEMPO/Martin Yogi Pardamean
WNA Portugal Jadi Kurir Kokain Cair dalam 3 Botol Sampo, Terbang ke Indonesia Diupah 6 Ribu Euro

WNA Portugal pembawa kokain cair dalam tiga botol sampo itu ditangkap saat tiba di Bandara Soekarno-Hatta.


Polisi Tangkap Kurir Sabu dalam Kemasan Teh Cina di Parkiran Tangcity Mall

3 hari lalu

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi (kiri), Direktur Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Hengki (kanan) pada saat Konferensi Pers di Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Senin, 25 Maret 2024. Ditresnarkoba Polda Metro Jaya bekerjasama dengan Bea dan Cukai telah berhasil melakukan pengungkapan dan penangkapan terhadap pelaku kasus peredaran gelap narkotika jenis kokain cair, serbuk MDMA dan narkotika jenis sabu jaringan internasional. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
Polisi Tangkap Kurir Sabu dalam Kemasan Teh Cina di Parkiran Tangcity Mall

Polisi menyatakan suplai sabu dalam kemasan teh cina itu berasal dari sindikat.


WNA Portugal Sembunyikan 2.500 Gram Kokain Cair dalam Botol Shampo, Ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta

3 hari lalu

Kepala Bea Cukai Soekarno-Hatta Gatot Sugeng Wibowo (tengah) menunjukkan botol berisi kokain cair yang diselundupkan WNA Brazil, Selasa 28 Februari 2023. TEMPO/JONIANSYAH HARDJONO
WNA Portugal Sembunyikan 2.500 Gram Kokain Cair dalam Botol Shampo, Ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta

Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta menangkap WNA Portugal yang hendak menyelundupkan 2.500 gram kokain cair dalam botol shampo.


Polisi Ungkap Peredaran Narkotika Serbuk MDMA Seberat 1.503 Gram Berkedok Minuman Berenergi

3 hari lalu

Polda Metro Jaya menggelar konferensi pers di Lapangan Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin, 25 Maret 2024. Ditresnarkoba Polda Metro Jaya mengungkap peredaran kokain cair sejumlah 2.673,8 gram, serbuk MDMA sejumlah 1.503 gram, dan sabu sejumlah 1.057 gram. TEMPO/Han Revanda Putra.
Polisi Ungkap Peredaran Narkotika Serbuk MDMA Seberat 1.503 Gram Berkedok Minuman Berenergi

Narkotika serbuk MDMA dikirim dari luar negeri menggunakan jasa ekspedisi Netherland Post.


KKP dan BNN Cegah Peredaran Narkoba di Pulau Perbatasan

3 hari lalu

KKP dan BNN Cegah Peredaran Narkoba di Pulau Perbatasan

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) terus memperkuat langkah pencegahan peredaran narkoba melalui pulau kecil perbatasan.


Rumah Jurnalis di Labuhanbatu Diduga Dibakar OTK Usai Liputan Soal Peredaran Narkoba

6 hari lalu

Tim Labfor Polda Sumut Olah TKP Dirumah Junaidi, Sabtu (22/3/2024). Dok. Junaidi Marpaung
Rumah Jurnalis di Labuhanbatu Diduga Dibakar OTK Usai Liputan Soal Peredaran Narkoba

Jurnalis Junaidi Marpaung mengaku mendapat ancaman di media sosial setelah liputan soal peredaran dan transaksi narkoba.


Pemilik Sabu Tewas Saat Ditangkap, 4 Polisi Satuan Reserse Narkoba Polres Labusel Diperiksa

6 hari lalu

Ilustrasi penjahat narkoba. TEMPO/Iqbal Lubis
Pemilik Sabu Tewas Saat Ditangkap, 4 Polisi Satuan Reserse Narkoba Polres Labusel Diperiksa

Pemilik sabu 0,25 gram meninggal saat dalam perjalanan saat ditangkap anggota Satres Narkoba Polres Labusel.


Polsek Bojonggede Tangkap Tiga Pengedar Sabu di Perum Villa Asia Bogor

8 hari lalu

Ilustrasi penjahat narkoba. TEMPO/Iqbal Lubis
Polsek Bojonggede Tangkap Tiga Pengedar Sabu di Perum Villa Asia Bogor

Barang bukti yang diperoleh dalam penggeledahan rumah tempat penyimpanan narkoba para pengedar sabu itu adalah 76,71 gram, satu unit HP dan timbangan