Polisi Gelar Pra-Rekonstruksi Pembunuhan Deudeuh

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Garis polisi terpasang di depan kamar Deudeuh `Tata Chubby`, korban pembunuhan di rumah kos kawasan tebet Utara satu, Jakarta, 15 Oktober 2015. Motif pembunuhan Tata oleh RS karena sakit hati. TEMPO/M IQBAL ICHSAN

    Garis polisi terpasang di depan kamar Deudeuh `Tata Chubby`, korban pembunuhan di rumah kos kawasan tebet Utara satu, Jakarta, 15 Oktober 2015. Motif pembunuhan Tata oleh RS karena sakit hati. TEMPO/M IQBAL ICHSAN

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyidik Kepolisian Daerah Metro Jaya mendatangi rumah kos Boarding House di Jalan Tebet Utara 1 Nomor 15c, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat, 17 April 2015.

    Penyidik datang untuk menggelar pra-rekonstruksi pembunuhan Deudeuh Alfisahrin, 28 tahun, yang diduga dibunuh teman kencannya. Sekitar 15 penyidik Polda Metro Jaya datang sekitar pukul 14.15 WIB.

    Berdasarkan pantauan Tempo, para penyidik itu langsung memasuki rumah kos berdinding abu-abu bergaris merah begitu tiba. Lima polisi bersenjata ditempatkan di pintu depan kos untuk berjaga. Sedangkan sisanya naik ke kamar nomor 28 di lantai 2. Di kamar itulah  Deudeuh ditemukan tewas.

    Deudeuh Alfisahrin adalah penjaja cinta yang biasa mempromosikan diri lewat akun Twitter  @tataa_chubby. Polisi telah menangkap Muhamad Prio Santoso yang diduga sebagai pelaku pembunuhan Deudeuh. Prio adalah guru lembaga bimbingan belajar dan telah dua kali memakai jasa Deudeuh.

    MAYA NAWANGWULAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Fahri Hamzah Dari PKS Ke Partai Gelora Indonesia

    Partai Gelora Indonesia didirikan di antaranya oleh Fahri Hamzah dan Anis Matta pada, 28 Oktober 2019. Beberapa tokoh politik lain ikut bergabung.