Ahok: Proyek MRT Tak Ganggu Konferensi Asia-Afrika

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). (ILUSTRASI: TEMPO/ INDRA FAUZI)

    Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). (ILUSTRASI: TEMPO/ INDRA FAUZI)

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama memastikan pembangunan proyek mass rapid transit tak akan mengganggu jalannya peringatan Konferensi Asia-Afrika yang ke-60. Menurut dia, proses pengerjaan proyek itu akan dihentikan selama acara itu berlangsung. Tujuannya, proyek MRT tak mengganggu keindahan Ibu Kota.

    "Kami tutup terpal saja," kata Ahok, sapaan Basuki, di Balai Kota, Jumat, 17 April 2015.

    Ahok menjelaskan, persiapan lain yang dilakukan pemerintah DKI guna menyambut acara tersebut yakni penataan trotoar di sepanjang ruas jalan protokol yang akan dilalui para tamu undangan KAA. Ia mengatakan semua jembatan penyeberangan orang akan dicat agar kembali terlihat bagus. Persiapan ini, kata dia, sempat terhenti lantaran Ibu Kota sempat diguyur hujan dalam beberapa hari.

    Ihwal pengamanan dan rekayasa lalu lintas, Ahok mengatakan menyerahkan sepenuhnya ke kepolisian. Ia berujar, ihwal lalu lintas yang ditangani pemerintah DKI hanya peniadaan hari bebas kendaraan bermotor atau car free day pada Ahad, 19 April 2015.

    Dihubungi secara terpisah, Kepala Seksi Pembina Pengguna Lalu Lintas Angkutan Jalan Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta Yayat Sudrajat mengatakan peniadaan car free day bertujuan mendukung kelancaran dan keamanan acara KAA. Pada hari itu, ia mengatakan, lalu lintas di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan M.H. Thamrin akan dibuka. "Seperti biasa saja," katanya.

    Yayat mengatakan warga yang ingin tetap berolahraga akan dialihkan ke kawasan Senayan, Jakarta Selatan; dan Taman Monumen Nasional, Jakarta Pusat. Menurut dia, kedua lokasi itu diperkirakan masih bisa menampung warga yang beraktivitas pada hari kedatangan para tamu undangan KAA. "Dua kawasan itu dipersiapkan untuk aktivitas warga," ujar Yayat.

    LINDA HAIRANI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.