Jumat, 16 November 2018

Peresmian Pilkada Depok Diawali Senam Sehat  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tuilisan dikaos salah satu peserta saat mengikuti Senam sehat caleg perempuan ketika pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor di Kawasan Bundaran HI Jakarta (30/3). Kegiatan jalan santai serta deklarasi caleg perempuan untuk pemilu 2014 itu mengajak masyarakat untuk memilih caleg perempuan yang membela hak-hak perempuan dan anak.Tempo/Dian Triyuli Handoko

    Tuilisan dikaos salah satu peserta saat mengikuti Senam sehat caleg perempuan ketika pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor di Kawasan Bundaran HI Jakarta (30/3). Kegiatan jalan santai serta deklarasi caleg perempuan untuk pemilu 2014 itu mengajak masyarakat untuk memilih caleg perempuan yang membela hak-hak perempuan dan anak.Tempo/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.COJakarta - Komisi Pemilihan Umum Kota Depok memulai peresmian pemilihan Wali Kota Depok dan Wakil Wali Kota Depok 2015 dengan melakukan senam sehat bersama unsur Muspida Kota Depok dan partai.

    Ketua KPU Kota Depok Titik Nurhayati mengatakan senam sehat bertujuan mengawali kebersamaan semua pihak dalam menyambut pilkada Kota Depok yang bakal diselenggarakan pada 9 Desember mendatang. 

    "Senam ini juga menunjukkan agar ke depan ada persaingan sehat dalam pilkada Kota Depok," kata Titik seusai senam sehat bersama, Minggu, 19 April 2015.

    Kegiatan ini, kata Titik, hanya inisiatif Kota Depok sekaligus pengumuman perekrutan panitia pemilihan kecamatan (PPK) dan panitia pemungutan suara (PPS). "Ini kegiatan gongnya tahapan pembukaan pilkada Kota Depok. Tujuh hari ke depan kami membuka perekrutan PPK dan PPS," ujarnya.

    Diketahui bahwa Kota Depok menjadi salah satu kota yang berada dalam gelombang I pemungutan suara serentak yang dilaksanakan pada Desember 2015 bagi kepala daerah yang masa jabatannya habis tahun 2015 sampai semester I tahun depan (Juni 2016). Total ada sembilan provinsi dan 266 kota.

    Hal ini mengacu pada Rancangan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 tentang pilkada, dan Randangan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2015 resmi disahkan oleh DPR menjadi undang-undang.

    IMAM HAMDI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Agar Merpati Kembali Mengangkasa

    Sebelum PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) berpotensi kembali beroperasi, berikut sejumlah syarat agar Merpati Airlines dapat kembali ke angkasa.