Tangerang Minta Pemerintah Pusat Bangun Asrama Haji  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah siswa Taman Kanak melakukan Manasik Haji di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta, (12/12). Simulasi Haji ini diperkenalkan semenjak dini kepada siswa-siswi Taman Kanak untuk pembelajaran tata cara melaksanakan Rukun Islam yang kelima. Tempo/Fardi Bestari

    Sejumlah siswa Taman Kanak melakukan Manasik Haji di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta, (12/12). Simulasi Haji ini diperkenalkan semenjak dini kepada siswa-siswi Taman Kanak untuk pembelajaran tata cara melaksanakan Rukun Islam yang kelima. Tempo/Fardi Bestari

    TEMPO.CO, Tangerang - Wali Kota Tangerang Arief R. Wismanysah minta ke pemerintah pusat agar membantu mewujudkan pembangunan asrama haji. Selama ini pembangunan pondok jemaah haji itu baru sebatas rencana karena terbentur pembebasan lahan.

    Arief menyampaikan keinginan itu di hadapan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Adrinof Chaniago, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, dan Gubernur Provinsi Banten Rano Karno dalam Acara Musrenbang Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Provinsi Banten Tahun 2016 baru-baru ini di Tangerang.

    "Asrama haji nantinya bukan hanya tempat transit, mau beli air zamzam dan oleh-oleh haji juga ada di asrama haji ini. Jadi para jamaah biar fokus ibadahnya dan nggak bolak-balik," kata Arief, Kamis, 23 April 2015.

    Wacana pembangunan asrama haji bergulir sejak Pemerintah Kota Tangerang dipimpin Wali Kota Wahidin Halim. Pada tahun 2007, Wahidin bahkan berencana membangun asrama haji seluas 13 hektare di Kelurahan Belendung, Kecamatan Neglasari, Tangerang. Diperkirakan biaya proyek itu mencapai Rp 33 miliar.

    Alasan perlunya asrama haji di Tangerang agar lebih efektif, jemaah Tangerang dan Banten tak perlu ke asrama haji Pondok Gede dan kembali ke Bandara Soekarno-Hatta untuk terbang ke Tanah Suci. Ibaratnya tinggal 'lompat' ke bandara mengapa harus jauh-jauh ke asrama haji di daerah lain. Karena itu, Arief berharap pemerintah pusat turun tangan membantu dan mempercepat terwujudnya asrama haji di Kota Tangerang.

    AYU CIPTA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.