Berantas Begal, Polres Depok Koordinasi dengan Tiga Wilayah  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi menunjukan tiga tersangka pelaku begal motor IS (18), D (18), dan ADP (18) berikut barang bukti yang berhasil ditangkap  di Mapolresta Depok, Jawa Barat, 1 Februari 2015.  ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

    Polisi menunjukan tiga tersangka pelaku begal motor IS (18), D (18), dan ADP (18) berikut barang bukti yang berhasil ditangkap di Mapolresta Depok, Jawa Barat, 1 Februari 2015. ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

    TEMPO.CO, Depok - Kepala Kepolisian Resor Kota Depok Komisaris Besar Ahmad Subarkah mengatakan ada kemiripan modus dan pelaku begal di Jalan Raya Cipayung, Gang Karung, Selasa, 21 April 2015, dengan kasus yang terjadi di wilayah sekitarnya.

    "Ada kemiripan dengan aksi serupa di Bogor, Jakarta Timur, dan Bekasi," kata Ahmad, Kamis, 23 April 2015. Untuk memberantas begal antar wilayah tersebut, pihaknya akan berkoordinasi dengan Polres Jakarta Timur, Bogor, dan Bekasi.

    Namun dia enggan membeberkan apa kemiripannya. "Saat ini masih penyelidikan. Kami juga bakal berkoordinasi dengan ketiga polres itu," kata dia. Ia juga meminta para pengusaha yang membutuhkan jasa pengamanan agar berkoordinasi dengan kepolisian untuk diberi penjagaan saat mengantar uang ke bank dalam jumlah besar.

    Jangan sampai ada kejadian seperti yang menimpa Endang. "Kami tidak memungut biaya," ucapnya. Endang Suhendar, pengawas SPBU 34.16420 di Bojong Pondok Terong, Cipayung, dibegal di Jalan Raya Cipayung, Gang Karung, Selasa, 21 April 2015, kala membawa duit setoran sebanyak Rp 185 juta.

    Endang menjadi korban keempat pekau perampasan di Kota Depok. Saat merampas motor korban, pelaku langsung memepet dan menembak. Sebab, gerak-gerik korban sudah diawasi sebelumnya. Saat ini pihaknya masih menyelidiki senjata api yang digunakan pelaku. Tahun ini, kata dia, sudah ada empat pelaku perampasan yang menggunakan senjata api di Kota Depok.

    IMAM HAMDI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Ahok, dari DPRD Belitung hingga Gubernur DKI Jakarta

    Karier Ahok bersinar lagi. Meski tidak menduduki jabatan eksekutif, ia akan menempati posisi strategis: komisaris utama Pertamina.