Sekolah Tak Tahu Siswanya Bikin Pesta Bikini

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Model berusia 34 tahun, Joanna Krupa menikmati saat bermain di kolam renang saat  pesta bikini untuk melepas masa lajangnya. Dailymail.co.uk

    Model berusia 34 tahun, Joanna Krupa menikmati saat bermain di kolam renang saat pesta bikini untuk melepas masa lajangnya. Dailymail.co.uk

    TEMPO.CO , TANGERANG:- Sekolah Menengah Musik, Yayasan Musik Jakarta yang beralamat di Jalan Letnan Sutopo Kavling III A nomer 10 BSD Tangerang Selatan membantah bahwa sekolahnya mengikuti kegiatan bikini party.

    "Saya malah baru tau ada kegiatan ini, yang jelas kami tidak mengikut sertakan kegiatan yang melanggar norma sosial. Kalaupun siswa mengadakan kegiatan itu harus seizin pihak sekolah," kata General Manager Yayasan Musik Jakarta, Toro Prihantara saat ditemui Tempo Kamis 23 April 2015.

    Menurut Toro pihaknya akan menelusuri kebenaran dari selebaran bikini party yang ramai di perbincangkan media sosial "Kita akan telusuri apa benar siswa kita ada yang mengikuti kegiatan tersebut, kalau benar terbukti akan ada sanksi yang berat, karena kegiatan tersebut memalukan nama sekolah," ujarnya.

    Toro juga mengatakan bahwa kalau ada siswa yang membawa nama sekolah, pihaknya sangat keberatan "Nanti akan kita telusuri lebih dalam perihal acara tersebut. Anak-anak ini kan istilahnya dititipkan oleh orang tua murid ke kita jadi kita harus mendidiknya dengan baik," katanya.


    Sebelumnya ada selebaran di media sosial akan diadakan pesta bikini party di The Media Hotel & Towers / Pool Area 6 Floor Jalan Gunung Sahari Raya nomer 3. Undangan itu jadi sorotan karena egiatan ini ramai karena pengunjung yang datang menggunakan kostum bikini dan melibatkan sejumlah sekolah menengah atas.

    Acara yang diadakan pada Sabtu tanggal 25 April 2015 ini diadakan oleh Divine Production, acara yang diberi nama Splash After Class dimulai pada pukul 10.00 Wib. Dalam selebaran pengunjung tidak boleh membawa senjata api, tidak boleh membawa narkoba, dan tidak boleh takut.


    MUHAMMAD KURNIANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Fahri Hamzah Dari PKS Ke Partai Gelora Indonesia

    Partai Gelora Indonesia didirikan di antaranya oleh Fahri Hamzah dan Anis Matta pada, 28 Oktober 2019. Beberapa tokoh politik lain ikut bergabung.