Otak Pembegalan Motor Ditembak Mati di Taman Sari  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi razia/pencegahan begal. ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

    Ilustrasi razia/pencegahan begal. ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

    TEMPO.CO, Jakarta - Satu orang pelaku pencurian dengan kekerasan ditembak mati anggota kepolisian pada dinihari tadi. Pelaku yang berasal dari Lampung ini diketahui sebagai otak dari berbagai aksi pencurian dan begal.

    Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Heru Pranoto mengatakan penembakan dilakukan karena pelaku melakukan perlawanan. "Dia menembak ke arah petugas saat akan ditangkap," kata Heru, Jumat, 24 April 2015.

    Penangkapan terhadap tersangka atas nama Sakaria itu dilakukan di kawasan Taman Sari, Jakarta Barat. Keberadaannya diketahui dari laporan masyarakat.

    Saat akan ditangkap, dia melakukan perlawanan sehingga dia tertembak di bagian dada. "Jenazah tersangka sudah kami urus kepada pihak keluarga," kata Heru.

    Dari catatan kepolisian, tersangka Sakaria sudah pernah dua kali keluar-masuk penjara. "Dia sudah 150 kali melakukan pidana pencurian," kata Heru. Tersangka ini pun melakukan perekrutan terhadap anggota baru untuk melakukan kejahatan. Dia kerap beraksi di sekitar Jakarta Barat, Jakarta Pusat, dan Jakarta Utara.

    Selain Sakaria, Heru mengatakan pihaknya pun menangkap lima orang lainnya. "Empat orang di antaranya adalah anggota yang baru direkrut," kata dia. Bahkan, dua di antaranya diketahui masih di bawah umur.

    Mereka adalah Ahmad alias Perak, Ahmad, Wadah Suganda, RS dan FR. RS dan FR diketahui masih berusia di bawah 17 tahun. Mereka ditangkap di tiga tempat terpisah, yaitu di Karawaci, Duren Sawit, dan Taman Sari.

    NINIS CHAIRUNNISA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gempa Maluku Utara dan Guncangan Besar Indonesia Selama 5 Tahun

    BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami. Peringatan ini menyusul Gempa Maluku yang terjadi di Jailolo, Maluku Utara, Kamis, 14 November 2019.