Ratusan Anak Depok Beli Obat yang Rusak Syaraf

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO , Depok: Petugas menggerebek  toko obat di Sawangan, Kota Depok yang menjual obat dengan intensitas tinggi dan pembelinya remaja belasan tahun."Ini obat penenang yang dapat merusak syaraf," kata Kepala Badan Narkotika Nasional Kota Depok AKBP Rudy Hartono, pada Jumat, 24 April 2015.

    Penggerebekan itu dilakukan berdasarkan informasi dari masyarakat. Warga curiga terhadap keberadaan toko obat di Jalan Raya Abdul Wahab, Kedaung, Sawangan, dimana pembelinya anak-anak dan remaja belasan tahun. "Dari penyelidikan diketahui setiap hari jumlahnya hampir ratusan remaja yang membeli," kata Rudy.

    Mendapatkan cukup bukti, BNNK Depok bekerjasama dengan Kasat Narkob Polresta Depok melakukan penggerebegan. Mereka menemukan obat-obatan jenis parkinal, ramadol, trihexyphenidyl, yang sudah dikemas dalam bungkus kecil berisi tujuh butir yang dijual Rp 20.000.

    Selain itu, dalam penggerebegan itu juga ditangkap seorang pembeli, yang ternyata positif menggunakan ganja. "Tapi pembeli itu ditangani oleh BNNK Depok untuk direhab," jelasnya.  

    Dalam penggerebegan tersebut ditemukan sekitar 9.800 butir obat keras atau obat berbahaya daftar G. Saat ini, Polresta Depok juga mengamankan pria berinisial Yusril, 40 tahun, pemilik dan pengelola apotik atau toko obat keras tersebut.

    IMAM HAMDI



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.