Soal Prostitusi Online, Ini Upaya Kalibata City  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi prostitusi online. asiaone.com

    Ilustrasi prostitusi online. asiaone.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Untuk memulihkan nama baik akibat kasus prostitusi online, General Manager Apartemen Kalibata City Evans Wallad mengatakan pihaknya akan melibatkan penghuni apartemen dalam kegiatan-kegiatan yang positif. Kegiatan positif tersebut antara lain, acara keagamaan, donor darah, dan olahraga.

    "Kegiatan-kegiatan tersebut akan melibatkan seluruh penghuni apartemen," kata Evans kepada Tempo melalui pesan elektronik, Ahad, 26 April 2015.

    Evans menuturkan, agar kegiatan-kegiatan tersebut menarik penghuni apartemen, pengelola juga akan mengundang tokoh-tokoh penting dari jajaran pemerintah maupun tokoh penting lainnya. Evan optimistis kegiatan-kegiatan tersebut bisa memulihkan citra apartemen Kalibata City.

    Pada Sabtu lalu, 25 April 2015, Tim Reserse Anak dan Wanita Polda Metro Jaya mengungkap prostitusi online yang melibatkan anak di bawah umur. Praktek ini dilakukan di kompleks apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan, sejak enam bulan lalu.

    Tiga dari enam korban yang dibawa kepolisian merupakan anak di bawah umur. Sedangkan kepolisian menangkap seorang pria yang diduga kaki tangan dari otak kejahatan berinisial F, 25 tahun. Beberapa barang bukti berupa telepon seluler dan akses ke unit apartemen di blok Jasmine dan Hebras disita dan diamankan kepolisian.

    Agar kejadian ini tak terulang lagi di tempatnya, Evans mengimbuhkan, pengelola akan terus melakukan sosialisasi dan imbauan pada warga ihwal pentingnya mendaftarkan diri dan lapor huni. "Kami pun telah bekerja sama dengan petugas kecamatan, kelurahan, hingga rukun warga dan rukun tetangga untuk melakukan pendataan penduduk," kata Evans.

    Sedangkan untuk pendataan warga asing, Evans akan melibatkan imigrasi untuk melakukan penyuluhan dan pemeriksaan dokumen. "Kami pun telah melaporkan data warga negara asing yang tinggal di apartemen pada imigrasi secara berkala," ucap Evans.

    Evans menambahkan, pengelola juga akan bekerja sama dengan kepolisian untuk memberikan penyuluhan dan sidak secara konsisten dan berkala agar apartemennya tak disalahgunakan.

    GANGSAR PARIKESIT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Fahri Hamzah Dari PKS Ke Partai Gelora Indonesia

    Partai Gelora Indonesia didirikan di antaranya oleh Fahri Hamzah dan Anis Matta pada, 28 Oktober 2019. Beberapa tokoh politik lain ikut bergabung.