Penyelenggara Pesta Bikini Dilaporkan dengan UU ITE  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Poster larangan memakai bikini diSpanyol. newsoxy

    Poster larangan memakai bikini diSpanyol. newsoxy

    TEMPO.COJakarta - Kepala Sekolah Menengah Atas Muhammadiyah Rawamangun, Jakarta Timur, Slamet Sutopo, melaporkan pencatutan nama SMA Muhammadiyah dalam undangan pesta "Splash After Class" yang diselenggarakan sebuah event organizer bernama Divine Production.

    "Saya datang untuk melaporkan kejadian pesta bikini yang mencatut nama SMA kami," kata Slamet, Senin, 17 April 2015. Slamet melaporkan Debby Carolina, Finance and Talent Manager Divine Production.

    Slamet mengatakan pencatutan nama SMA Muhammadiyah Rawamangun ini merupakan tindak pencemaran nama baik sekolahnya. "Tidak mungkin sekolah kami mendukung kegiatan-kegiatan yang tidak islami begitu," kata Slamet. Menurut dia, tindak pencatutan nama sekolah ini tergolong perkara pencemaran nama baik dan atau penghinaan melalui media elektronik.

    Terlapor akan dijerat dengan Pasal 27 ayat 3 juncto Pasal 45 ayat 1 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang informasi teknologi elektronik dan atau Pasal 310 KUHP dan Pasal 311 KUHP.

    Sebelumnya, Dinas Pendidikan DKI Jakarta merilis pernyataan akan mengajukan gugatan kepada penyelenggara acara "Splash After Class" karena mencatut puluhan nama sekolah dalam undangan pesta bikini dengan peserta murid SMA. Semua sekolah, yang namanya tercatut pada undangan acara itu, telah bersepakat akan melaporkan panitia, yakni Divine Production, ke polisi karena mencatut nama institusi pendidikan tanpa izin.

    Pemilik Divine Production, Immanuel Siregar, menyatakan kesiapannya jika polisi memanggil dia dan tim untuk pesta bikini bagi siswa sekolah menengah atas. Menurut dia, tidak ada dasar untuk menuntut EO-nya ke polisi. "Acara ‘Splash After Class’ itu memang untuk murid SMA, tapi 18 tahun ke atas," ujarnya di Kemanggisan, Jakarta Barat, Kamis, 23 April 2015.

    Finance and Talent Manager Divine Production Debby Carolina meminta maaf ihwal pesta bikini bertema "Splash After Class" yang menyasar siswa sekolah menengah atas di Jakarta itu. "Kami mengirim surat permintaan maaf ke setiap sekolah," ucapnya, Kamis, 23 April 2015.

    MAYA NAWANGWULAN | HUSSEIN ABRI YUSUF


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.