Ahok Ngamuk Lagi, Ancam Pecat Pegawai Pajak Ngeyel

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) membuka apel besar Komitmen Aplikasi Deklarasi Sekolah Bersih, Damai dan Anti Korupsi se-Jakarta di Taman Monumen Nasional (Monas), Jakarta, 30 Desember 2014. Acara ini untuk menjadikan  guru-guru teladan yang baik bagi siswanya. TEMPO/Dasril Roszandi

    Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) membuka apel besar Komitmen Aplikasi Deklarasi Sekolah Bersih, Damai dan Anti Korupsi se-Jakarta di Taman Monumen Nasional (Monas), Jakarta, 30 Desember 2014. Acara ini untuk menjadikan guru-guru teladan yang baik bagi siswanya. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.COJakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama bicara lagi dengan nada tinggi soal perilaku anak buahnya, petugas Dinas Pelayanan Pajak (DPP). Ahok mengaku kecewa karena banyaknya temuan kebocoran pajak di DKI Jakarta. Akibatnya, perolehan pajak daerah pada 2014 meleset dari target.

    Ahok  curiga hampir separuh jumlah pegawai pajak DKI bermain mata dengan para wajib pajak. "Orang pajak yang ngeyel kami akan buang 40-60 persen," ujar Basuki saat memberikan pengarahan kepada pejabat eselon III dan IV DPP DKI di Balai Agung, Kamis, 30 April 2015. 

    Seperti dilansir berita Berita Jakarta, Ahok mengatakan rencana pengurangan pegawai ini diambil menyusul buruknya kinerja Pegawai Pajak yang mendapat rapor merah pada 2014. Penyebabnya, banyak target perolehan pajak yang tidak tercapai hingga berujung pada defisitnya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). "Sudah tanggung dapat rapor merah dari DPRD DKI," ucapnya.

    Mantan Bupati Belitung Timur itu juga akan menutup rekening pegawai pajak yang didapat dari hasil kongkalikong dengan para wajib pajak di lapangan. Sedangkan bagi para wajib pajak yang tidak pernah membayar pajak, seperti pengusaha restoran, diancam akan ditutup tempat usahanya.

    "Enggak bayar pajak, saya bikin bangkrut usaha Anda. Akan saya kejar sampai tutup usahanya. Begitu juga dengan pegawai pajak yang bermain," tutur Ahok.

    NIEKE I


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.