Kenapa Bus Pengangkut Buruh Tabrakan Beruntun di Pancoran

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aksi demo buruh FSBTP membawa spanduk menyuarakan tuntutannya. Sekitar 150 ribu buruh se Jabodetabek akan melakukan aksi gabungan, untuk menyuarakan tuntutan penolakan upah murah, pembayaran jaminan pensiun, penambahan anggaran jaminan kesehatan Rp30 triliun, penghapusan pekerja kontrak (outsourcing), penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak, elpiji, dan listrik, penurunan harga bahan-bahan pokok, serta penghentian keserakahan perusahaan. Jakarta, 1 Mei 2015. TEMPO/Subekti

    Aksi demo buruh FSBTP membawa spanduk menyuarakan tuntutannya. Sekitar 150 ribu buruh se Jabodetabek akan melakukan aksi gabungan, untuk menyuarakan tuntutan penolakan upah murah, pembayaran jaminan pensiun, penambahan anggaran jaminan kesehatan Rp30 triliun, penghapusan pekerja kontrak (outsourcing), penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak, elpiji, dan listrik, penurunan harga bahan-bahan pokok, serta penghentian keserakahan perusahaan. Jakarta, 1 Mei 2015. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Kecelakaan beruntun terjadi di jalur dua, Tol Dalam Kota Cawang menuju Grogol, kilometer 6, Pancoran, Jakarta Selatan. Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 08.30 WIB melibatkan empat bus berukuran besar dan satu kendaraan pengangkut kecil yang sedang melintas menuju Semanggi.

    "Awalnya bus Hiba B 7793 IW menabrak bus Hiba 7374 TDA, sebelum gerbang tol Kuningan 1, Pancoran," kata Kepala Sub-Direktort Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, ajun Komisaris Besar Hindarsono, melalui sambungan telepon, Jumat, 1 Mei 2015. Ia mengatakan tabrakan pertama terjadi akibat pengemudi bus Hiba Utama B 7793 IW, Suryana di kilometer 6200 kurang hati-hati dan tidak bisa menjaga jarak aman antar kendaraan.

    "Lalu secara berurutan kendaraan Bus Arimbi yang berada dua mobil di belakang dari kendaraan pengemudi Suryana, menabrak Bus Hiba B 7585 IA, dan menyebabkan kendaraan Suryana tertabrak dari belakang," kata Hindarsono.

    Akibat kecelakaan empat bus tersebut, sebuah kendaraan Suzuki Elf benomor polisi D 7917 AM, ikut menabrak Bus Arimbi jurusan Kampung Rambutan-Cawang dari arah belakang.

    Hindarsono mengatakan tiga unit Bus Hiba Utama tersebut merupakan kendaraan yang digunakan oleh buruh pabrik Epson, Tambun, Bekasi. Pada kaca salah satu bus Hiba tertempel kertas bertuliskan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (FPSMI) Tambun 3.

    Pada kecelakaan tersebut diketahui, pengemudi Ade Irawanda, 37 tahun, Kenek Ahmad Payumi, 46 tahun, dan 2 penumpang Bus Arimbi Sirwanto, 25 tahun dan Maria Leoni,19 tahun mengalami luka ringan. Seluruh korban dibawa ke RS UKI Cawang, Jakarta Timur, untuk mendapatkan pengobatan

    Saat ini dua unit Bus Hiba Utama dan satu unit Bus Arimbi di evakuasi dan diamankan di halaman parkir Polda Metro Jaya. Dua unit Hiba Utama mengalami pecah kaca di sisi depan dan belakang, juga mengalami kerusakan di bagian bumper depan dan belakang. Sedangkan Bus Arimbi mengalami pecah kaca depan dengan kondisi badan depan area sopir ringsek dan terbelah.

    MAYA NAWANGWULAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.