Perjuangan Pelawak Tessy di Panti Rehabilitasi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelawak Tessy mendapatkkan dukungan dari rekan-rekan pelawak Srimulat usai ikuti persidangan atas kepemilikan narkoba di Pengadilan Negeri Bekasi, Jawa Barat, 30 April 2015. TEMPO/Nurdiansah

    Pelawak Tessy mendapatkkan dukungan dari rekan-rekan pelawak Srimulat usai ikuti persidangan atas kepemilikan narkoba di Pengadilan Negeri Bekasi, Jawa Barat, 30 April 2015. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Bekasi - Sejak divonis sepuluh bulan oleh Pengadilan Negeri Bekasi, Kamis, 30 April 2015, pelawak Kabul Basuki alias Tessy Srimulat langsung dipindahkan ke panti rehabilitasi Kalima di Kalimalang, Jakarta Timur.

    "Sudah jadi penghuni panti," kata kuasa hukum Tessy, Dedy Yahya, kepada Tempo, Jumat, 1 Mei 2015. Menurut dia, Tessy langsung menjalani asesmen oleh tim dokter di yayasan yang membawahi panti tersebut mengenai kondisinya.

    Menurut dia, jika hasil asesmen memutuskan Tessy dirawat inap, maka Tessy akan menjalani rehabilitasi hingga masa hukumannya berakhir sekitar tiga bulan lebih. Namun, jika asesmen memutuskan Tessy untuk berobat jalan, maka pelawak 67 tahun itu, tak akan menghuni panti. "Hanya cek saja seminggu sekali," kata dia.

    Menurut dia, kondisi kesehatan Tessy cukup bagus, terus menunjukkan hasil positif. Apalagi, setelah divonis sepuluh bulan tanpa harus dipenjara, semangat untuk lebih baik makin tinggi. "Kalau narkoba saya rasa sudah sembuh, tapi sakit setelah meminum cairan, belum sembuh total," kata dia.

    Dedy menuturkan, sejak dipindahkan ke dalam panti seusai divonis, kegiatan Tessy lebih banyak berkenalan dengan ratusan penghuni panti. Tessy mulai melakukan adaptasi di lingkungan barunya tersebut. "Kegiatan religinya yang paling ditekankan," kata Dedy.

    ADI WARSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.