Ujian Nasional di Jakarta Pusat Diyakni Terkendali  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas mengangkut soal Ujian Nasional (UN) SMP yang akan di distribusikan di Bogor, Jawa Barat, 30 April 2015. Ujian Nasional SMP dikuti oleh 15.734 siswa yang terbagi di 118 sekolah. Bogor belum siap melakukan UNl Online karena infrastruktur dan siswa belum siap. Lazyra Amadea Hidayat

    Petugas mengangkut soal Ujian Nasional (UN) SMP yang akan di distribusikan di Bogor, Jawa Barat, 30 April 2015. Ujian Nasional SMP dikuti oleh 15.734 siswa yang terbagi di 118 sekolah. Bogor belum siap melakukan UNl Online karena infrastruktur dan siswa belum siap. Lazyra Amadea Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah 2 Jakarta Pusat yang membawahi wilayah Senen, Johar Baru, Cempaka Putih, dan Kemayoran, Sutarno, mengklaim siap menyelenggarakan Ujian Nasional. Kesiapan tersebut bisa terlihat dari lengkapnya jumlah naskah ujian yang telah tiba di Sekolah Menengah Pertama Negeri 216, Jakarta, pada Jumat malam lalu, 1 Mei 2015.

    Menurut dia, naskah yang tiba Jumat malam lalu pun telah dilengkapi dengan naskah cadangan. "Tak ada kekurangan naskah ujian," ujar Sutarno ketika dihubungi Tempo, Ahad, 3 Mei 2015.

    Esok, Senin, 4 April 2015, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan menyelenggarakan Ujian Nasional untuk siswa Sekolah Menengah Pertama. Untuk wilayah Jakarta Pusat terdapat 13.775 siswa yang akan mengikuti ujian tersebut.

    Untuk pendistribusian naskah, kata Sutarmo, masing-masing kepala sekolah yang sekolahnya masuk dalam Subrayon 02 bisa menjemput naskah di SMPN 216 sejak pukul 05.00 WIB. "Untuk mengambil naskah, kepala sekolah harus ditemani oleh seorang guru atau lebih," kata Sutarno.

    Perihal kelengkapan naskah ujian juga disampaikan oleh Sekretaris Subrayon 02, Jakarta Pusat, Mochamad Soleh. Menurut dia, jumlah naskah ujian telah sesuai dengan jumlah siswa yang sekolahnya masuk dalam Subrayon 02, yakni ada 6920 siswa. "Naskah ujian dari percetakan sudah kami terima dalam kondisi lengkap," ujarnya di SMPN 216, Jakarta Pusat.

    Soleh menjelaskan sejak naskah tiba Jumat malam lalu, dia dan polisi langsung memasukkan naskah tersebut dalam sebuah ruangan. Untuk menjaga kerahasiaan naskah ujian, polisi dan dinas pendidikan langsung mengunci pintu ruangan tersebut dan menyegelnya. "Kuncinya disimpan oleh pihak keamanan, polisi, dan ketua rayon," tuturnya.

    Menurut pantauan Tempo, naskah ujian untuk seluruh sekolah yang berada di Subrayon 2 dimasukkan dalam sebuah ruangan di SMPN 216. Pintu ruangan tersebut disegel dengan dua lembar kertas. Lembar pertama bertuliskan "Segel Naskah UN SMP Tahun 2015 Subrayon 02 Jakarta Pusat". Sedangkan lembar kedua bertuliskan "Dokumen Negara" yang menggunakan tinta merah.

    Di sekolah yang terletak di Jalan Salemba Raya Nomor 18 ini pun tampak dua polisi yang turut menjaga naskah ujian. "Sejak Jumat lalu naskah datang, saya sudah berjaga di sini," ujar anggota Sabhara dari Kepolisian Sektor Metro Senen, Bripka, J. Wariston.

    GANGSAR PARIKESIT


  • UN
  •  

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Industri Permainan Digital E-Sport Makin Menggiurkan

    E-Sport mulai beberapa tahun kemarin sudah masuk dalam kategori olahraga yang dipertandingkan secara luas.