Ini Penyebab Angin Kencang di Jakarta Ahad Sore  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sepeda motor mengantri untuk masuk ke dalam tol , Jakarta 10 Februari 2015. Hujan deras yang menguyur ibukota, menyebabkan banjir di sebagian jalan. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    Sepeda motor mengantri untuk masuk ke dalam tol , Jakarta 10 Februari 2015. Hujan deras yang menguyur ibukota, menyebabkan banjir di sebagian jalan. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Cuaca Jakarta di penghujung libur pekan pertama Mei masih didominasi hujan dalam skala ringan hingga sedang. Sejak Ahad sore, Jakarta dan sekitarnya hampir serentak diguyur hujan lebat. Tak hanya itu, hujan tersebut disertai angin kencang.

    "Hujan lebat di Jakarta hari ini dipicu oleh belokan angin di wilayah Jawa Barat bagian utara dan pengangkatan masa udara yang kuat di lapisan atmosfer bagian atas," ujar Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Andi Eka Sakya kepada Tempo, Ahad, 3 Mei 2015. (Baca: Jakarta Bakal Diguyur Hujan hingga 7 Mei)

    Menurut Andi, fenomena ini hanya terjadi sesaat. Sebab dinamika perubahan gerak udara sangat dinamis dalam musim pancaroba.  

    BMKG memprakirakan hujan berintensitas ringan akan sering terjadi  di Bekasi dan Depok pada awal Mei. Sedangkan Kota Bogor dan Tangerang hingga tujuh hari ke depan diprakirakan banyak berawan dan disapa hujan ringan-sedang pada siang atau sore hingga malam hari.

    BMKG mencatat intensitas hujan ringan berada di kisaran 0,1-5,0 mm/jam atau 5-20 mm/hari. Sedangkan intensitas hujan sedang 5,0-10,0 mm/jam atau 20-50 mm/hari. (Baca: BMKG: Musim Kemarau Jakarta Mulai Awal April)

    Hujan dengan intensitas sedang diperkirakan hanya akan terjadi di Jakarta Selatan dan Jakarta Barat pada Sabtu siang mendatang. BMKG juga memprediksi hujan berintensitas ringan turn pada malam hari di wilayah Jakarta dan sekitarnya, seperti Depok, Tangerang, dan Bekasi.

    AISHA SHAIDRA

    VIDEO TERKAIT:


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.