Gubernur Ahok Tinjau Ujian Nasional SMP Hari Ini  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. ADEK BERRY/AFP/Getty Images

    Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. ADEK BERRY/AFP/Getty Images

    TEMPO.COJakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dijadwalkan tinjau pelaksanaan ujian nasional sekolah menengah pertama yang mulai berlangsung hari ini, Senin, 4 Mei 2015. Ahok akan mengunjungi beberapa sekolah di Ibu Kota, baik swasta maupun negeri, untuk melihat kesiapan fasilitas sekolah, guru, serta siswa.

    Salah satu sekolah yang jadi tempat kunjungan Ahok adalah SMP Negeri 65 yang terletak di Sunter, Jakarta Utara. Sekolah ini baru terbakar pada Selasa, 14 April 2015, akibat korsleting listrik di aula sekolah. Karena itu, para siswa dipindahkan ke SMA Negeri 80 yang jaraknya tak jauh dari SMP Negeri 65.

    Kepala Suku Dinas Pendidikan Jakarta Utara Wilayah I (Kecamatan Tanjung Priok, Pademangan, dan Penjaringan) Mustafa Kemal mengatakan para siswa sudah siap 100 persen meski harus mengungsi.

    Ada pula sekolah swasta yang menjadi lokasi peninjauan UN SMP oleh Ahok, yaitu SMP Kristen 2 Penabur yang terletak di Petojo Utara, Jakarta Pusat. Ahok juga akan meninjau bekas sekolah Presiden Amerika Serikat Barrack Obama, SMP Negeri 1, di Cikini, Jakarta Pusat.

    Kepala Dinas Pendidikan DKI Arie Budhiman akan mendampingi Ahok dalam acara peninjauan tersebut. Arie optimistis siswa SMP di Ibu Kota akan meraih kelulusan 100 persen. Sebab, persiapan mendalam sudah dilakukan para siswa jauh sebelum UN dimulai. Persiapan dilakukan setiap sekolah seperti pendalaman materi saat pelajaran berlangsung dan seusai sekolah.

    Namun Arie mengingatkan bahwa UN jangan dijadikan momok. “Ujian ini dilakukan sebagai sarana pemetaan pendidikan, bukan penentu kelulusan,” katanya.

    Ujian nasional tingkat SMP akan berlangsung pada 4-7 Mei 2015. Ujian tersebut akan diikuti 149.172 siswa. Rinciannya, 123.878 siswa SMP, 73 siswa SMP luar biasa, 20.224 siswa madrasah tsanawiyah, dan 4.997 siswa paket B/Wustha.

    YOLANDA RYAN ARMINDYA| LINDA HAIRANI


  • UN
  •  

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Pilkada Langsung, Melalui DPRD, dan Asimetris

    Tito Karnavian tengah mengkaji sejumlah pilihan seperti sistem pilkada asimetris merupakan satu dari tiga opsi yang mungkin diterapkan pada 2020.