Transjakarta Tambah Operasi Angkutan Dinihari di 4 Koridor  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bus Transjakarta malam hari (Amari) melintas di jalan Sudirman, Jakarta, 1 Juni 2014i.  ANTARA/Reno Esnir

    Bus Transjakarta malam hari (Amari) melintas di jalan Sudirman, Jakarta, 1 Juni 2014i. ANTARA/Reno Esnir

    TEMPO.CO, Jakarta - Mulai hari ini, 6 Mei 2015, Transjakarta akan mengoperasikan angkutan dinihari untuk beberapa koridor baru. Sebelumnya, bus angkutan dinihari hanya beroperasi di tiga koridor.

    Dikutip dari akun resmi @PT_Transjakarta pada Rabu, 6 Mei 2015, empat koridor akan diperkuat dengan angkutan hingga dinihari. Empat koridor itu adalah Koridor II Harmoni-Pulogadung, Koridor V PGC-Ancol, Koridor VIII Harmoni-Lebak Bulus, dan Koridor X PGC-Tanjung Priuk. Bus dinihari ini akan beroperasi mulai pukul 22.10 WIB hingga 04.30 WIB.

    Untuk Koridor II, halte yang akan dilayani pada dinihari adalah Halte Pulogadung 1, Pulomas, Cempaka Timur, RS Islam, Rawa Selatan, Senen, Kwitang, Monas, Gambir 1, dan Harmoni. Koridor V adalah Halte PGC 2, BKN, Cawang UKI, BNN, Kampung Melayu, Pasar Jatinegara, Slamet Riyadi, Matraman 2, Salemba UI, Kramat Sentiong, Central Senen, Pasar Baru Timur, Jembatan Merah, Mangga Dua Square, Pademangan, dan Ancol.

    Sementara itu, untuk Koridor VIII, halte yang beroperasi adalah Halte Harmoni, Tomang, Grogol 2, Kedoya Green Garden, Duri Kepa, Kebon Jeruk, RS Medika, Simprug, Pasar Kebayoran Lama, Pondok Indah 2, Pondok Indah 1, dan Lebak Bulus.

    Untuk Koridor X adalah Halte PGC 2, Cawang UKI, Cawang Sutoyo, Penas Kalimalang, Utan Kayu Rawamangun, Kayu Putih Rawasari, Pulomas Bypass, Cempaka Mas 2, Yos Sudarso Kodamar, Sunter Kelapa Gading, Plumpang Pertamina, Permai Koja, Enggano, dan Tanjung Priuk.

    Sejak Juni 2014, Transjakarta telah mengoperasikan tiga koridor untuk dinihari, yaitu Koridor I Blok M-Kota, Koridor III Harmoni-Kalideres, dan Koridor IX Pinang Ranti-Pluit. Layanan ini disediakan untuk penumpang Transjakarta yang bermobilitas di malam hari.

    NINIS CHAIRUNNISA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.