Rekonstruksi Deudeuh Sedot Perhatian Warga  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Prio Santoso (24) tersangka pembunuh Deudeuh Alfisyahrin (26) alias Thata Chuby masuk kedalam taksi saat rekonstruksi kejahatan di boarding house Tebet, Jakarta, 6 Mei 2015. Tersangka melakukan 21 adegan, dari mulai pertama tiba di lokasi hingga pembunuhan. TEMPO/M Iqbal Ichsan

    Prio Santoso (24) tersangka pembunuh Deudeuh Alfisyahrin (26) alias Thata Chuby masuk kedalam taksi saat rekonstruksi kejahatan di boarding house Tebet, Jakarta, 6 Mei 2015. Tersangka melakukan 21 adegan, dari mulai pertama tiba di lokasi hingga pembunuhan. TEMPO/M Iqbal Ichsan

    TEMPO.COJakarta - Warga memadati lokasi rekonstruksi pembunuhan Deudeuh Alfisahrin alias Tata Chubby alias Empi di rumah kos Boarding House di Jalan Tebet Utara I Nomor 15C, Tebet, Jakarta Selatan, Rabu, 6 Mei 2015.

    Rekonstruksi pembunuhan Deudeuh yang dimulai pukul 10.00 itu menghadirkan tersangka M. Prio Santoso alias Rio, 24 tahun. Dia memperagakan rangkaian adegan dari awal pertemuan dengan Deudeuh hingga terjadi pembunuhan, lalu meninggalkan lokasi kejadian.

    Pita kuning garis polisi dibentangkan di sekeliling lokasi pembunuhan Deudeuh. Warga pun tampak sangat ingin tahu dan berdiri di belakang pita.

    Setelah rekonstruksi di rumah kos Deudeuh, tersangka digiring ke Stasiun Cawang yang menjadi tempat tersangka Rio membuang kunci kamar kos Deudeuh. Sebuah taksi Bluebird telah disiapkan di depan rumah kos. Diduga tersangka meninggalkan kos menuju stasiun menggunakan taksi.

    Rekonstruksi diperlukan guna memastikan peristiwa pembunuhan dan melengkapi berkas berita acara pemeriksaan Rio. Sebelumnya, prarekonstruksi pembunuhan Deudeuh telah digelar pada Jumat, 17 April 2015. Prarekonstruksi dilakukan di rumah kos Boarding House.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.