Pesawat Latih SEA Games Terbakar di Bandara Pondok Cabe

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebuah pesawat tempur F-16 terbakar saat akan melakukan lepas landas di Bandara Militer Halim Perdana Kusuma, Jakarta, 16 April 2015. Pesawat ini terbakar saat akan melaksanakan misi fly pass pembaretan warga kehormatan Presiden RI Joko Widodo di Markas Besar TNI Cilangkap. TEMPO/Imam Sukamto

    Sebuah pesawat tempur F-16 terbakar saat akan melakukan lepas landas di Bandara Militer Halim Perdana Kusuma, Jakarta, 16 April 2015. Pesawat ini terbakar saat akan melaksanakan misi fly pass pembaretan warga kehormatan Presiden RI Joko Widodo di Markas Besar TNI Cilangkap. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.COJakarta - Satu unit pesawat latih jenis swayasa single seater milik Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) terbakar di Bandara Pondok Cabe, Jakarta, Kamis, 7 Mei 2015. Pesawat itu sedianya akan digunakan untuk latihan menghadapi SEA Games Singapura. Pilot pesawat, Sugeng, selamat dalam musibah itu meski menderita luka bakar.

    Juru bicara Kementerian Perhubungan, J.A. Barata, mengatakan pesawat yang terbakar itu bernomor registrasi PKS–317. Insiden terjadi pada pukul 11.50. Rencananya, pesawat itu bakal digunakan untuk aksi cross country dari Palembang. “Kondisi pesawat terbakar habis di landasan pacu B, depan hanggar bandara,” kata Barata lewat pesan pendek kepada Tempo.

    Menurut Barata, awalnya pesawat terbang dari arah hanggar milik FASI dalam keadaan oleng dan berusaha mendarat. Nahas, badan pesawat langsung bergesekan dengan aspal landasan dan terbalik. Seketika itu juga, pesawat terbakar dengan asap hitam membubung. “Badan pesawat terbakar habis dan menyisakan rangka mesin saja,” Barata menambahkan.

    Kebakaran itu membuat tubuh pilot juga terbakar. Pilot menderita luka bakar sekitar 70 persen. Sugeng kini juga sudah ditangani tim dokter di Rumah Sakit Bhakti Husada, Ciputat. 

    RAYMUNDUS RIKANG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.