Polisi Usut Nama yang Hapus Kontak di BBM Robby Abbas  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • RA sebagai mucikari terkait dengan kegiatan prostitusi berusaha menyembunyika wajahnya saat ditangkap di Polres Jakarta Selatan, 9 Mei 2015. RA mendapatkan 30 persen dari hasil satu pekerja seks yang ia tawarkan. Tempo/Aditia Noviansyah

    RA sebagai mucikari terkait dengan kegiatan prostitusi berusaha menyembunyika wajahnya saat ditangkap di Polres Jakarta Selatan, 9 Mei 2015. RA mendapatkan 30 persen dari hasil satu pekerja seks yang ia tawarkan. Tempo/Aditia Noviansyah

    TEMPO.COJakarta - Kepala Unit Kriminal Umum Polres Ajun Komisaris Joynaldo mengatakan penyidik masih mengembangkan nama-nama yang akan dipanggil polisi dalam kasus pelacuran kelas atas dengan tersangka Robby Abbas. Hal itu karena polisi mendeteksi ada sejumlah kontak di BlackBerry Messenger (BBM) milik Robby Abbas yang tiba-tiba menghilang sejak kasus ini mencuat.

    "Kan, tidak mungkin tersangka yang men-delete kontak, pasti anak buahnya," ujar Joynaldo di kantornya, Senin, 11 Mei 2015.

    Meski begitu, Joynaldo memastikan hal itu tidak akan menghilangkan jejak kontak yang sudah dihapus. Tidak tertutup kemungkinan jika pemilik kontak di BBM milik Robby terhapus itu akan ikut dipanggil.

    "Bisa saja, dia pernah jadi anak buah RA dulu, tapi bisa saja dipanggil sesuai dengan penyidikan," ucapnya.

    Sebelumnya, polisi menangkap Robby, 32 tahun, bersama seorang artis seksi berinisial AA di sebuah hotel bintang lima di Jakarta Selatan, Jumat, 8 Mei 2015. Robby diketahui berperan sebagai germo, sedangkan AA adalah artis yang dijajakan kepada pelanggan kelas atas. Polisi pun menetapkan Robby sebagai tersangka, sedangkan AA dibebaskan dan statusnya cuma sebagai saksi.

    Saat ini polisi berencana melapis pasal yang dijeratkan kepada Robby dengan pasal perdagangan orang.

    DIMAS SIREGAR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.