VIDEO: Wow! Tarif Termahal Pelacur Asuhan Robbie Rp 200 Juta

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi prostitusi/pelacuran. Paula Bronstein/Getty Images

    Ilustrasi prostitusi/pelacuran. Paula Bronstein/Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - Ibu Kota kembali dihebohkan dengan penangkapan Robbie  Abbas alias RA, seorang mucikari yang menjalankan bisnis prostitusinya melalui internet. Robbie  ditangkap di sebuah hotel bintang lima di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat malam, 8 Mei 2015, setelah melakukan transaksi pada anggota kepolisian yang menyamar sebagai calon pelanggannya.

    RA ditangkap bersama seseorang berinisial AA yang berprofesi sebagai model dan artis. Diketahui bahwa AA adalah orang yang coba ditawarkan RA kepada anggota polisi yang menyamar. Tidak main-main, RA memasang tarif AA sebesar Rp 80 juta untuk sekali kencan berdurasi tiga jam.

    Video di atas mengungkap pengakuan RA dalam menjalankan bisnis prostitusinya, yang ia jalani sejak 2012. Ia mengaku, pekerjaan sebelumnya sebagai make up artis dengan penghasilan Rp 5 juta per sekali make up. Sedangkan pendapatan dari bisnis pelacuran ini ia bisa menerima 20-30 persen dari hasil menjajakan orang yang dijualnya.

    Di video itu, RA menceritakan artis pendatang baru, berusia sekitar 23 tahun, bertarif puluhan bahkan sampai ratusan juta per sekali kencan. Siapa saja pelanggannya?

    "Pokoknya banyak, ada sekitar 200. Itu dari berbagai kalangan (artis film, sinetron, dan model). Pokoknya range tarif mencapai Rp 80 juta sampai Rp 200 juta. Termasuk AA yang kemarin ditangkap, itu tarifnya Rp 80 juta untuk short-time. Kalau artis-artis baru paling mahal Rp 100 juta. Kalau yang sudah terkenal bisa sampai Rp 200 juta," ujar Robbie.

    Simak selengkapnya di video ini.

    Jurnalis Video: Ridian Eka Saputra


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arab Saudi Buka Bioskop dan Perempuan Boleh Pergi Tanpa Mahram

    Berbagai perubahan besar yang terjadi di Arab Saudi mulai dari dibukanya bioskop hingga perempuan dapat bepergian ke luar kerajaan tanpa mahramnya.