Jopi Korban Tewas Ditusuk di Kemang Relawan Jokowi-JK  

Reporter

Jopi Peranginangin. facebook.com

TEMPO.COJakarta - Politikus Partai Golkar, Indra J. Piliang, mengatakan aktivis Sawit Watch, Jopi Peranginangin, 39 tahun, yang tewas tertusuk di Venue, Kemang, Jakarta Selatan, merupakan satu dari sekian banyak relawan Joko Widodo-Jusuf Kalla dalam pemilihan presiden lalu.

Jopi juga disebut satu dari banyak relawan yang enggan muncul ke publik. "Dia itu aktif memasok logistik kampanye ke daerah-daerah," kata Indra di Rumah Sakit Pusat Pertamina, Jakarta, Sabtu, 23 Mei 2015. 

Menurut Indra, saat pemilihan umum presiden lalu, dia sering berkomunikasi dengan Jopi terkait dengan keperluan kampanye Jokowi-JK. Namun, kata Indra, Jopi enggan bergabung dengan relawan-relawan Jokowi-JK yang berada dalam satu organisasi. "Ada banyak relawan Jokowi-JK yang seperti dia (Jopi)," ujar Indra. 

Indra menyempatkan menengok jenazah Jopi di Rumah Sakit Pusat Pertamina, Jakarta. Indra mengaku mendapat kabar tewasnya Jopi pagi tadi. Rencananya, jenazah akan diotopsi di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, sebelum disemayamkan di Rumah Aliansi Masyarakat Adat Nusantara, Jakarta. 

Jopi ditusuk di Venue, Kemang, Jakarta Selatan, pagi tadi. Dalam keterangan kematian dari Polsek Metro Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jopi meninggal pada pukul 06.00 akibat luka tusuk pada bagian punggung kanan. Dari pengamatan Tempo, luka itu tembus ke dada. Tak ada luka lain, seperti lebam dan memar, pada tubuh Jopi. 

KHAIRUL ANAM






Gara-Gara Podcast, Pembunuhan di Australia Terungkap setelah 40 Tahun

46 menit lalu

Gara-Gara Podcast, Pembunuhan di Australia Terungkap setelah 40 Tahun

Mantan guru di Australia, yang menjadi subjek podcast "The Teacher's Pet" dijatuhi hukuman 24 tahun penjara karena membunuh istrinya 40 tahun lalu


PPP Ungkap Opsi Mekanisme Penentuan Capres-Cawapres Koalisi Indonesia Bersatu

1 hari lalu

PPP Ungkap Opsi Mekanisme Penentuan Capres-Cawapres Koalisi Indonesia Bersatu

Pertemuan Koalisi Indonesia Bersatu malam ini akan membahas mekanisme pemilihan capres dan cawapres 2024. Ada beberapa opsi.


Tragedi Piala Dunia 1994, Kisah Tragis Andres Escobar Ditembak Mati Usai Gol Bunuh Diri

2 hari lalu

Tragedi Piala Dunia 1994, Kisah Tragis Andres Escobar Ditembak Mati Usai Gol Bunuh Diri

Pemain Timnas Kolombia, Andres Escobar tewas usai terima 6 tembakan di salah satu kelab malam setelah melakukan gol bunuh diri saat Piala Dunia 1994.


Kasus Sekeluarga Tewas Diracun di Magelang, Polisi: Awalnya Korban Merasakan Mual

2 hari lalu

Kasus Sekeluarga Tewas Diracun di Magelang, Polisi: Awalnya Korban Merasakan Mual

Polda Jawa Tengah membeberkan kronologi kasus sekeluarga tewas diracun di Magelang. Peristiwa itu diduga dilakukan salah satu anak keluarga tersebut.


Wanita Tersangka Pembunuhan Bocah dalam Koper Diesktradisi ke Selandia Baru

3 hari lalu

Wanita Tersangka Pembunuhan Bocah dalam Koper Diesktradisi ke Selandia Baru

Korea Selatan mengekstradisi perempuan tersangka pembunuhan anak ke Selandia Baru. Jasad dua bocah ditemukan di dalam koper beberapa bulan lalu.


Mahasiswa Terancam Hukuman Mati Setelah Bunuh Kakek yang Merawatnya Sejak Kecil

6 hari lalu

Mahasiswa Terancam Hukuman Mati Setelah Bunuh Kakek yang Merawatnya Sejak Kecil

Pelaku disangka melanggar hukum pidana dengan ancaman hukuman penjara 20 tahun atau hukuman mati.


Jurnalis Meksiko Tewas Ditembak ketika Sedang Menyetir

9 hari lalu

Jurnalis Meksiko Tewas Ditembak ketika Sedang Menyetir

Jurnalis Meksiko kembali menjadi korban pembunuhan. Tahun ini menjadi rekor paling mematikan bagi jurnalis di negara itu.


Kadernya Dukung Anies Baswedan, Ini Kata PPP

13 hari lalu

Kadernya Dukung Anies Baswedan, Ini Kata PPP

PPP tak mempermasalahkan langkah sejumlah kadernya mendeklarasikan dukungan kepada Anies Baswedan.


Eks Karyawan di Bekasi Bunuh Bekas Bos Saat Mencuri Rokok di Toko Kelontong

15 hari lalu

Eks Karyawan di Bekasi Bunuh Bekas Bos Saat Mencuri Rokok di Toko Kelontong

Eks karyawan itu hendak mencuri di toko kelontong tempat dia pernah bekerja. Namun aksinya diketahui oleh bekas bosnya. Curi sejumlah dus rokok.


Pengacara Keluarga Iwan Budi Sebut Ada Titik Terang soal Pembunuh Kliennya

16 hari lalu

Pengacara Keluarga Iwan Budi Sebut Ada Titik Terang soal Pembunuh Kliennya

Yunantyo menyebut aparat telah mengumpulkan sejumlah petunjuk yang merujuk pada terduga pelaku pembunuh Iwan Budi