Orang Tua Gembok Sekolah Gara-gara Anaknya Tak Diterima  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Badan Musyawarah Guru Swasta Kota Bekasi, Jawa Barat, melakukan protes di halaman Kantor Pemda Bekasi, (06/08). Protes ini menentang praktek percaloan masuk sekolah negeri. Foto:TEMPO/Hamluddin

    Badan Musyawarah Guru Swasta Kota Bekasi, Jawa Barat, melakukan protes di halaman Kantor Pemda Bekasi, (06/08). Protes ini menentang praktek percaloan masuk sekolah negeri. Foto:TEMPO/Hamluddin

    TEMPO.COBekasi - Kepolisian Sektor Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, membongkar gerbang sekolah di wilayah setempat yang digembok warga. "Jangan gara-gara anak tidak diterima, semua jadi korban,” ujar Kepala Polsek Cikarang Barat Komisaris Lintar, Sabtu, 25 Juli 2015.

    Sekolah yang disegel antara lain Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Cibitung, yang gerbangnya digembok warga. Adapun gerbang Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Cibitung dilas. Penyebabnya, sejumlah calon siswa tak diterima di sekolah-sekolah itu melalui jalur rayonisasi. "Bangunan jangan jadi sasaran pelampiasan kekecewaan," kata Lintar. "Itu melanggar hukum."

    Di SMAN 1 Cibitung, puluhan anggota Polsek membongkar pintu samping dan menggiring siswa baru yang sedang mengikuti pra-masa orientasi sekolah. Setelah pintu samping dibuka, para siswa langsung masuk menuju kelas dengan diawasi petugas kepolisian dan sejumlah guru. "Disegel sekitar tiga hari lalu oleh warga yang anaknya tidak bisa masuk sekolah," kata Syahban, warga setempat.

    Pada tahun ini Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi menerima peserta didik baru dengan sistem online. Dalam sistem itu ada tiga jalur, yakni jalur umum, prasejahtera bagi warga kurang mampu, dan rayonisasi atau dalam satu wilayah. Adapun kuota siswa yang diterima di luar jalur umum sebanyak 20 persen.

    Di luar jalur umum, Dinas Pendidikan memberlakukan sistem kompetisi nilai. Artinya, calon siswa yang memiliki nilai paling tinggi sesuai dengan kuota yang ditentukan bakal diterima. Calon siswa yang tak diterima di sekolah tersebut disarankan mendaftar ke sekolah negeri lain atau sekolah swasta. "Pendaftaran ditutup sejak 8 Juli lalu," kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi Rohim Sutisna.

    ADI WARSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.