Kasus Narkoba Reza Prawiro, Polisi Sampai Siapkan Helikopter  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Helikopter Polisi. TEMPO/Budi Purwanto

    Helikopter Polisi. TEMPO/Budi Purwanto

    TEMPO.COJakarta - Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Budi Waseso mengatakan timnya akan menggeledah tiga lembaga permasyarakatan yang diduga menjadi jaringan peredaran narkoba. Namun Budi Waseso menolak menyebutkan lokasi LP tersebut. "Nanti sajalah. Nanti mereka keburu kabur," katanya di Mabes Polri, Senin, 3 Agustus 2015.

    Bareskrim, kata Waseso, telah meminta izin Kepala Polri Jenderal Badrodin Haiti untuk penggerebekan tersebut. Budi Waseso mengaku telah menyiapkan helikopter khusus untuk sampai di lokasi tujuan.

    Mantan Kepala Kepolisian Daerah Gorontalo itu menerangkan bahwa penggerebekan tersebut ditujukan untuk mengungkap jaringan narkoba yang diduga melibatkan cucu mantan Menteri Koordinator Ekonomi, Keuangan, dan Industri Radius Prawiro, Reza Alexander Prawiro. Reza ditangkap Direktorat IV Narkoba Bareskrim Polri pada Ahad, 2 Agustus 2015.

    Bareskrim mendatangi tiga lokasi terkait dengan penangkapan Reza. Di antaranya Hotel Boutique Hantua, Jakarta Selatan; kediaman Reza di Jalan Taman Darmawangsa Nomor 11, Jakarta Selatan; dan apartemen Bellagio Residence, Mega Kuningan, Jakarta Selatan.

    Adapun barang bukti yang disita antara lain sabu, ganja, alat isap berupa bong, dan empat senjata api beserta amunisinya. Saat ini, empat orang masih menjalani pemeriksaan untuk proses lebih lanjut. "Ada-lah, di suatu tempat," ujar Budi Waseso.

    Budi Waseso menutupi identitas para saksi dan calon tersangka lantaran masih dalam tahap penyelidikan. "Nanti sajalah, semuanya masih diperiksa," tutur Budi Waseso.

    DEWI SUCI RAHAYU


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.