Rusun Akan Dibangun di Bongkaran Blok G Pasar Tanah Abang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berbincang dengan pedagang pakaian saat meninjau salah satu kios di Blok G, Pasar Tanah Abang, Jakarta, 15 April 2015. Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau realisasi rencana pembangunan jembatan penghubung menuju Blok G Pasar Tanah Abang agar ramai pengunjung. Tempo/M IQBAL ICHSAN

    Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berbincang dengan pedagang pakaian saat meninjau salah satu kios di Blok G, Pasar Tanah Abang, Jakarta, 15 April 2015. Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau realisasi rencana pembangunan jembatan penghubung menuju Blok G Pasar Tanah Abang agar ramai pengunjung. Tempo/M IQBAL ICHSAN

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok akan membangun pasar modern superblok dengan rumah susun di lokasi bongkaran Blok G Pasar Tanah Abang. Dia menargetkan Pemerintah Provinsi akan membongkar Blok G pada tahun ini.

    "Kami akan bangun jembatan penghubung dulu," kata Ahok saat ditemui di Balai Kota, Selasa, 1 September 2015.

    Jembatan yang dimaksud adalah jembatan penghubung antara Blok G den Blok F, salah satu area yang ramai dikunjungi pelanggan. Dengan adanya jembatan penghubung ini, pengunjung bisa langsung menuju Blok F, B, dan A dari Blok G.

    Ahok mengakui kegiatan jual-beli di Blok G Pasar Tanah Abang memang jauh berbeda dibandingkan tiga blok lainnya. Karena itu, dia akan merenovasinya dan mengubah total pasar. Selain itu, bangunan lama Blok G yang telah dibangun pada 1987 akan dirobohkan dan dibangun kembali karena bangunan itu mulai ambles.

    Sebelumnya, saat Ramadan tahun ini, ribuan orang dari segala penjuru menyerbu pusat grosir busana dan peralatan rumah tangga. Namun Blok G sepi pembeli. Para pedagang pun mengeluhkan keadaan ini. Terlebih lagi tindakan Pemerintah Provinsi yang tak tegas menggusur pedagang liar di sepanjang Pasar Tanah Abang.

    "Coba kalau tidak ada atau itu semua dimasukkan ke dalam, pasti di sini juga jadi ramai," ujar pedagang kaus di Blok G, Arman.

    YOLANDA RYAN ARMINDYA| DINI PRAMITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.