Psikolog: Pembunuh Bocah dalam Kardus Seorang Seksual Sadis

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Warga berkerumun di lokasi olah TKP di rumah milik Agus di Kalideres, Jakarta, 9 Oktober 2015. Agus telah ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan bocah berinisial PNF. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat.

TEMPO.CO, Jakarta - Tersangka kasus pembunuhan Putri Nur Fauziah, Agus Darmawan, dinilai psikolog mengalami penyimpangan psikologi. "Dari hasil wawancara singkat, tersangka lebih merupakan seorang seksual sadis atau penyiksa anak," ujar Zoya Amirin, pakar psikologi seksual, saat ditemui di Polda Metro Jaya, Selasa, 13 Okotober 2015.

Kesimpulan yang diambil itu, menurutnya, merujuk pada tindakan Agus yang sudah dua kali melakukan percobaan pencabulan. "Yang pertama, dia gagal karena korban menolak dan kondisi tidak memungkinkan," ujar Zoya menjelaskan kasus pencabulan yang dilakukan oleh Agus. Kasus kedua menimpa Putri, yang kemudian tewas.

Menurutnya, Agus tidak memiliki kemampuan untuk berkomunikasi dengan orang sebayanya dengan normal. "Dia seorang individu yang tidak bisa mengungkapkan gairah seksualnya dan tidak memiliki kemampuan sosial untuk mendekati teman sebayanya." kata Zoya.

Namun menurutnya, diagnosis yang dibuat masih bisa berubah. Waktu interviu yang singkat menjadi alasannya. "Yang bisa saya katakan untuk sekarang, tersangka adalah penyimpangan sosial yang belum diidentifikasi," ucap Zoya.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Krishna Murti mengatakan pemanggilan psikolog merupakan bagian dari usaha polisi mengungkap motif pembunuhan Putri. "Kami harus menginterviu latar belakang tersangka ini sehingga ketika kami melakukan pemeriksaan secara resmi, kami mendapatkan data yang cukup untuk menggali latar belakang motif yang bersangkutan melakukan perbuatannya," ujar Krishna.

EGI ADYATAMA






Ini Dua Alasan Ratna Sarumpaet Ajukan Jadi Tahanan Kota

7 Oktober 2018

Ini Dua Alasan Ratna Sarumpaet Ajukan Jadi Tahanan Kota

Menurut kuasa hukum Ratna Sarumpaet, Insank Nasrudin, kliennya dapat lebih mudah berobat ke rumah sakit bila menjadi tahanan kota.


Kapolda Metro Jaya Instruksikan Bentuk Satgas Berantas Preman

31 Agustus 2018

Kapolda Metro Jaya Instruksikan Bentuk Satgas Berantas Preman

Kapolda memerintahkan operasi besar-besaran menangkap preman menjelang penutupan Asian Games.


Malam Ini, Polda Metro Mulai Berantas Penjambretan dan Begal

3 Juli 2018

Malam Ini, Polda Metro Mulai Berantas Penjambretan dan Begal

Kapolda Metro Jaya memerintahkan kapolres memberantas aksi penjambretan di wilayahnya selama sebulan.


Alumni 212 Minta Polisi Segera Umumkan SP3 Kasus Rizieq Shihab

15 Juni 2018

Alumni 212 Minta Polisi Segera Umumkan SP3 Kasus Rizieq Shihab

Di media sosial beredar kabar kalau penghentian penyidikan (SP3) kasus Rizieq Shihab sudah diterbitkan polisi.


Polisi Tolak Konfirmasi SP3 Rizieq Shihab

15 Juni 2018

Polisi Tolak Konfirmasi SP3 Rizieq Shihab

Mabes Polri disebut akan jelaskan kasus Rizieq Shihab


Kebakaran di Polda Metro, Berkas Penerimaan Pegawai Baru Aman

8 April 2018

Kebakaran di Polda Metro, Berkas Penerimaan Pegawai Baru Aman

Kebakaran terjadi di gedung Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Metro Jaya.


Kasus Ibu Sekap Anak, Polda Metro Akan Periksa Lagi CW Besok

18 Maret 2018

Kasus Ibu Sekap Anak, Polda Metro Akan Periksa Lagi CW Besok

Polda Metro Jaya akan kembali memeriksa Chandri Widarta atau CW sebagai saksi terlapor dalam kasus ibu sekap anak, besok, Senin 19 Maret 2018.


Polisi Akan Periksa Dishub DKI Soal Jalan Jatibaru Tanah Abang

7 Maret 2018

Polisi Akan Periksa Dishub DKI Soal Jalan Jatibaru Tanah Abang

Polda Metro Jaya akan melakukan pemeriksaan terhadap jajaran Dinas Perhubungan DKI Jakarta terkait dengan penutupan Jalan Jatibaru Raya, Tanah Abang.


Kata Polisi Soal Jejak Pelaku Aksi Geng Motor di Kemang

6 Maret 2018

Kata Polisi Soal Jejak Pelaku Aksi Geng Motor di Kemang

Kapolres Jakarta Selatan Komsaris Besar Mardiaz Kusin menyebutkan pihaknya tengah menyelidiki kasus kerusuhan di Kemang, diduga oleh geng motor.


Operasi Keselamatan Jaya Digelar, Polisi Lalu Lintas Bidik Ini

1 Maret 2018

Operasi Keselamatan Jaya Digelar, Polisi Lalu Lintas Bidik Ini

Dalam operasi lalu lintas ini Polda Metro Jaya menyasar beberapa hal, termasuk para pengendara yang menggunakan ponsel saat masih menyetir.