Polda Bentuk Tim Khusus Agar Truk Sampah Jakarta Tak Dicegat

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Truk pengangkut sampah mengantre di tempat pembuangan sampah sementara di Sunter, Jakarta, 3 November 2015. Sebanyak 200 truk sampah milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dihadang puluhan warga ketika melintasi Jalan Transyogi, Cileungsi, saat itu truk sedang menuju TPST Bantargebang. ANTARA/Yudhi Mahatma

TEMPO.CO, Jakarta - Penghadangan truk sampah Jakarta milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di Jalan Transyogi, Cileungsi, Jawa Barat, oleh organisasi masyarakat akan ditanggapi serius oleh Kepolisian Daerah Metro Jaya. Tim khusus disiapkan untuk mengatasi masalah ini.

"Polda sudah membentuk tim khusus untuk melakukan pengamanan dan tindakan kepolisian bila ada pelanggaran hukum," kata juru bicara Polda Metro Jaya Komisaris Besar Mohammad Iqbal Kamis, 5 November 2015.

Iqbal berujar, tindakan ini diambil untuk mencegah dampak buruk yang akan terjadi. "Kenapa Polda lakukan tindakan kepolisian, pengamanan, dan proses komunikasi? Karena ini adalah bagian dari tugas kami," ucap Iqbal.

Menurut Iqbal, walau tempat kejadian sudah bukan di wilayah hukum Polda Metro Jaya, hal tersebut tetap akan berdampak pada Jakarta. "Bayangkan, kalau misalnya sampah menumpuk di Jakarta dan sekitarnya saja, tentunya akan mengganggu ketertiban umum," tuturnya.

Iqbal menjelaskan, tindakan Polda Metro Jaya bersama Kepolisian Resor Bekasi Kota tadi malam sudah membuahkan hasil. "Sampai tadi malam, upaya kami sudah dapat hasil yang positif. Truk sudah bisa masuk ke tempat pembuangan," katanya.

Menurut dia, truk sampah DKI Jakarta butuh 1.000 rit atau pulang pergi untuk menyelesaikan tugasnya. Gara-gara penghadangan, target itu tak terpenuhi. "Sekarang sudah ada 700 rit. Dibatasi memang. Kesepakatannya beroperasi pada pukul 21.00-05.00 WIB," ucap Iqbal.

Sebelumnya, 200 truk sampah milik Pemprov DKI dihadang oleh puluhan warga saat melintasi Jalan Transyogi, Cileungsi, sejak Senin, 2 November. Sekitar 50 warga dan ormas menghadang truk-truk sampah yang akan menuju Bantargebang.

EGI ADYATAMA






Pengelolaan Sampah ITF Sunter Hasilkan Listrik 35 MW, Kurangi 30 Persen Sampah Jakarta

7 hari lalu

Pengelolaan Sampah ITF Sunter Hasilkan Listrik 35 MW, Kurangi 30 Persen Sampah Jakarta

Jakpro menyebutkan proyek Fasilitas Pengelolaan Sampah atau ITF Sunter di Jakarta Utara mampu menghasilkan energi listrik sekitar 35 MW.


Anies Baswedan Senang Warga Ikut Pekan Sadar Sampah, Ada Dasawisma, PKK, dan Karang Taruna

25 Juni 2022

Anies Baswedan Senang Warga Ikut Pekan Sadar Sampah, Ada Dasawisma, PKK, dan Karang Taruna

Anies Baswedan mengungkap rasa senangnya melihat warga antusias mengikuti Pekan Gerakan Jakarta Sadar Sampah 2022 yang berlangsung 20-25 Juni 2022.


Libur Lebaran, 2.500 Petugas Kebersihan Disiagakan Pemprov DKI Jakarta

27 April 2022

Libur Lebaran, 2.500 Petugas Kebersihan Disiagakan Pemprov DKI Jakarta

Selama libur Lebaran, Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang juga akan tetap beroperasi.


Wagub: Sampah di DKI Jakarta 7.800 Ton per Hari

13 Maret 2022

Wagub: Sampah di DKI Jakarta 7.800 Ton per Hari

Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria berharap pembangunan tempat pengolahan sampah berskala besar (ITF) cepat rampung


Seribu Personel UPK Disiapkan untuk Tangani Sampah di Aliran Sungai Jakbar

27 November 2021

Seribu Personel UPK Disiapkan untuk Tangani Sampah di Aliran Sungai Jakbar

Pemprov DKI menerjunkan seribu personel Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Badan Air guna menangani tumpukan sampah di aliran kali di Jakarta Barat


DKI Minta Pemerintah Pusat Kucurkan Biaya Proyek ITF Sunter Rp 4 Triliun

19 Oktober 2021

DKI Minta Pemerintah Pusat Kucurkan Biaya Proyek ITF Sunter Rp 4 Triliun

ITF Sunter sanggup mengolah sampah 2.200 ton per hari atau memangkas 30 persen sampah Jakarta yang dikirim ke TPST Bantargebang.


Sarana Jaya Siapkan Teknologi Ramah Lingkungan untuk Pengelolaan Sampah Jakarta

16 Oktober 2021

Sarana Jaya Siapkan Teknologi Ramah Lingkungan untuk Pengelolaan Sampah Jakarta

BUMD Sarana Jaya akan menggunakan teknologi ramah lingkungan di dua Fasilitas Pengolahan Sampah Antara untuk pengelolaan sampah di Jakarta.


Jumlah Sampah Jakarta ke TPST Bantargebang Naik Terus Tiap Tahun, Ini Detailnya

20 Maret 2021

Jumlah Sampah Jakarta ke TPST Bantargebang Naik Terus Tiap Tahun, Ini Detailnya

Jumlah sampah di Jakarta yang dikirim ke TPST Bantargebang, Bekasi per hari dari tahun ke tahun trennya terus naik cukup signifikan.


Program Sampah Jakarta Recycle Center Terkendala, DKI: Warga Kurang Aktif

16 Oktober 2020

Program Sampah Jakarta Recycle Center Terkendala, DKI: Warga Kurang Aktif

Program pengelolaan sampah Jakarta Recycle Center (JRC) untuk memilah sampah plastik, sisa makanan hingga kaca dan limbah B3 mengalami hambatan.


Selain ITF Sunter, Sampah Jakarta Bakal Ditampung 3 ITF Lain

20 Februari 2020

Selain ITF Sunter, Sampah Jakarta Bakal Ditampung 3 ITF Lain

Setelah membangun ITF Sunter, PT Jakarta Propertindo hendak membangun 3 ITF lain di Jakarta Barat dan Jakarta Timur untuk tampung sampah Jakarta.