Ditawari Pak Haji Lahan buat Sampah, Kenapa Ahok Menolak?  

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), mengenakan kaus Persija saat final Piala Presiden 2015 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, 18 Oktober 2015. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

TEMPO.CO, Jakarta - Kisruh soal sampah yang terjadi antara DKI Jakarta dan Bekasi rupanya ikut menjadi perhatian seorang pria yang kemudian datang ke Balai Kota beberapa waktu lalu. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menyebut pria itu sebagai Pak Haji, tapi tak diketahui siapa nama asli pria itu.

Baca juga:

Ini Kata Ahok Soal Kasus Rumah Denny yang DihadangTembok
Duh, Bripda Indra Pukul Siswa & Hunus Sangkur di Depan Guru

Rupanya Pak Haji tadi menawarkan tanah seluas 50 hektare untuk dijadikan tempat pembuangan sampah akhir DKI Jakarta menggantikan tempat pengolahan sampah Bantargebang di Bekasi.

Tapi Ahok lantas menolak tawaran pria itu.“Ternyata itu lahan sengketa dan lahan sengketa tidak dapat kami pakai,” ujarnya kepada Tempo di Balai Kota, Jumat, 6 November 2015.

Dia menjelaskan, ditawarinya lahan tersebut karena sudah sejak dulu lahan itu digunakan untuk mengolah sampah oleh warga di sana. Terlebih, dari informasi awal yang didapat Ahok, lahan tersebut terletak di wilayah Jakarta.

Setelah diperiksa, kata Ahok, ternyata lahan tersebut merupakan lahan sengketa dan sengketanya sudah berlangsung lama. Ternyata diketahui juga bahwa lahan itu tidak termasuk wilayah Jakarta. “Dia menawari saya lahan itu karena dia pikir itu masih termasuk wilayah Jakarta, ternyata bukan. Cibubur masuk ke Bogor,” ucapnya.

Ihwal identitas tamu tersebut, Ahok mengaku tidak ingat. “Saya lupa siapa namanya. Yang jelas bukan lahan milik dia,” ujarnya.

Walaupun sempat kesulitan mencari lahan alternatif pembuangan dan pengolahan sampah, kini tampaknya masalah tersebut akan segera selesai. Pasalnya, Pemerintah Kabupaten Bogor bersedia memberikan lahan untuk tempat pembuangan dan pengolahan sampah. Kerja sama pun akan segera dilakukan antara pemerintah DKI dan Pemerintah Kabupaten Bogor.

“Bupati Bogor sempat hubungi saya dan kami mau kerja sama dan pasti akan kerja sama dan bila nanti terjalin. Kami tidak ingin ada pembatasan jam operasional,” ucapnya.

Sebelumnya, truk-truk sampah Jakarta milik pemerintah DKI dihadang puluhan warga yang melintasi Cileungsi, jalan akses menuju Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.

Penghadangan tersebut diawali oleh terjadinya kisruh dalam pengelolaan TPST Bantargebang. Menurut Ahok, PT Godang Tua Jaya telah melakukan wanprestasi karena belum membangun sarana dan prasarana baru, seperti pembangunan gasifikasi.

BAGUS PRASETIYO

Baca juga
Ini Kata Ahok Soal Kasus Rumah Denny yang DihadangTembok
Duh, Bripda Indra Pukul Siswa & Hunus Sangkur di Depan Guru







Jakpro Sempat Tawarkan Harga Sewa Kampung Susun Bayam Rp1,5 Juta, Kent: Menyakiti Warga

2 hari lalu

Jakpro Sempat Tawarkan Harga Sewa Kampung Susun Bayam Rp1,5 Juta, Kent: Menyakiti Warga

Hardiyanto Kenneth mengkritik harga sewa Kampung Susun Bayam (KSB) per bulan yang harus dibayar warga Kampung Bayam karena dinilai tidak berpihak.


Jakarta Punye Sejarah: Hari ini 8 Tahun Lalu Jokowi Melantik Ahok Jadi Gubernur DKI Jakarta

12 hari lalu

Jakarta Punye Sejarah: Hari ini 8 Tahun Lalu Jokowi Melantik Ahok Jadi Gubernur DKI Jakarta

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dilantik menjadi Gubernur DKI Jakarta definitif pada Rabu, 19 November 2014.


Tak Cukup Drone, Menanti Sanksi Tegas bagi Pembuang Sampah Sembarangan di Jakarta

20 hari lalu

Tak Cukup Drone, Menanti Sanksi Tegas bagi Pembuang Sampah Sembarangan di Jakarta

Pj Gubernur DKI Jakarta meminta penggunaan drone untuk mengawasi warga yang masih buang sampah sembarangan


Maju Mundur Pergub Penggusuran, Diteken Ahok, Dicabut Anies, & Heru Budi Masih Evaluasi

22 hari lalu

Maju Mundur Pergub Penggusuran, Diteken Ahok, Dicabut Anies, & Heru Budi Masih Evaluasi

Heru Budi Hartno mengatakan saat ini pihaknya masih membahas Pergub Penggusuran yang dikembalikan oleh Kementerian Dalam Negeri.


Anies Baswedan Cabut Pergub Ahok Soal Penggusuran, Heru Budi Hartono Akan Evaluasi

27 hari lalu

Anies Baswedan Cabut Pergub Ahok Soal Penggusuran, Heru Budi Hartono Akan Evaluasi

Heru Budi Hartono mengevaluasi proses pencabutan peraturan gubernur soal penggusuran yang diurus oleh Gubernur Anies Baswedan.


Reuni Aksi 411 di Istana, Polda Metro Jaya Sebut Belum Ada Surat pemberitahuan

29 hari lalu

Reuni Aksi 411 di Istana, Polda Metro Jaya Sebut Belum Ada Surat pemberitahuan

Presidium Gerakan Nasional Pembela Rakyat (GNPR) berencana menggelar reuni aksi 411 pada 4 November 2022 di depan Istana Merdeka


Dukung Heru Budi Aktifkan Pengaduan Warga di Balai Kota Seperti Era Ahok, Anggota DPRD: Harus Ada Solusi

37 hari lalu

Dukung Heru Budi Aktifkan Pengaduan Warga di Balai Kota Seperti Era Ahok, Anggota DPRD: Harus Ada Solusi

Selain pengaduan langsung di Balai Kota, masyarakat juga bisa melayangkan aduan di kantor wali kota, kecamatan, kelurahan dan aplikasi JaKi.


Teddy Minahasa Pindah ke Hotman Paris & Heru Budi Lanjutkan Normalisasi Ciliwung Ala Ahok Jadi Top 3 Metro

38 hari lalu

Teddy Minahasa Pindah ke Hotman Paris & Heru Budi Lanjutkan Normalisasi Ciliwung Ala Ahok Jadi Top 3 Metro

Berita Henry Yosodiningrat mengundurkan diri dari pengacara Teddy Minahasa masuk Top 3 Metroi. Ada juga Heru Budi lanjutkan normalisas Ciliwung.


Heru Budi Hidupkan Lagi Normalisasi Kali Ala Ahok yang Ditolak Anies, Inventarisasi Lahan

38 hari lalu

Heru Budi Hidupkan Lagi Normalisasi Kali Ala Ahok yang Ditolak Anies, Inventarisasi Lahan

Heru Budi Hartono hidupkan lagi normalisasi sungai ala Ahok yang ditolak Anies Baswedan.


5 Gebrakan Heru Budi Hartono Usai Dilantik Jadi Penjabat Gubernur DKI Jakarta

42 hari lalu

5 Gebrakan Heru Budi Hartono Usai Dilantik Jadi Penjabat Gubernur DKI Jakarta

Heru Budi Hartono resmi menggantikan Anies Baswedan setelah dilantik Senin lalu. Heru jadi Penjabat Gubernur DKI Jakarta hingga 2024 mendatang.