Tilap Duit Pelanggan Rp 105 Juta, Karyawati Ditangkap  

Reporter

Editor

Suseno TNR

Ilustrasi mata uang rupiah . REUTERS/Beawiharta

TEMPO.CO, Depok - Polisi menangkap seorang wanita yang diduga menggelapkan uang milik PT Setiajaya Mobilindo, yang beralamat di Jalan Raya Margonda, Depok. Perempuan bernama Lis Anggraini, 45 tahun, ini dilaporkan telah menilap uang pembayaran pembelian mobil sebesar Rp 105 juta.

Kepala Unit Reserse Kriminal Kepolisian Sektor Beji Ajun Komisaris Syah Johan mengatakan Lis bekerja sebagai staf marketing di PT Setiajaya, yang bergerak di bidang penjualan mobil. Beberapa waktu sebelumnya, ia bertemu dengan Syamsul Bahri, yang ingin membeli Toyota Yaris. Syamsul menyerahkan uang Rp 229 juta kepada Lis untuk melunasi mobil itu. 

Belakangan, diketahui ternyata Lis tidak langsung menyerahkan uang itu kepada perusahaan. "Duitnya diserahkan ke perusahaan secara dicicil," kata Johan, Sabtu, 7 November 2015. Pertama kali Lis menyetorkan uang ke perusahaan sebesar Rp 10 juta pada 30 Agustus 2015. Kemudian pada 25 September kembali menyetor Rp 110 juta. Selanjutnya pada 29 September, Lis menyetorkan duit ke kasir sebesar Rp 3,9 juta. "Total duit yang diserahkan ke kasir baru Rp 124 juta."

Saat ini polisi sudah mempunyai cukup bukti berupa empat lembar kwitansi pembayaran mobil tersebut. Tersangka dijerat dengan Pasal 374 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dengan ancaman 5 tahun penjara. "Polisi juga masih mengembangkan kemungkinan pelaku pernah menggunakan modus lain untuk menipu pelanggannya," ucapnya. Polisi menangkap Lis pada Jumat lalu setelah mendapat laporan dari manajemen perusahaan. "Tersangka memanfaatkan jabatannya untuk menipu korban."

IMAM HAMDI

Baca juga:
Ini Kata Ahok Soal Kasus Rumah Denny yang DihadangTembok
Duh, Bripda Indra Pukul Siswa & Hunus Sangkur di Depan Guru






SMAN 2 Depok Bantah Ada Diskriminasi ke Siswa Kristen, Kepsek Jelaskan Peristiwanya

9 jam lalu

SMAN 2 Depok Bantah Ada Diskriminasi ke Siswa Kristen, Kepsek Jelaskan Peristiwanya

Viral foto di media sosial dengan narasi belasan siswa Kristen SMAN 2 Depok sedang melakukan peribadatan di tangga dan selasar sekolah.


Tuding Diskriminasi Ekstrakurikuler Kerohanian Kristen di SMAN 2 Depok, Pembina: Udah Sering

11 jam lalu

Tuding Diskriminasi Ekstrakurikuler Kerohanian Kristen di SMAN 2 Depok, Pembina: Udah Sering

Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Kota Depok dikabarkan melakukan tindakan diskriminatif terhadap ekstrakurikuler kerohanian Kristen atau rohkris.


Wali Kota Depok: Raperda Kota Religius Urus Masalah yang Tak Disentuh Kementerian Agama

1 hari lalu

Wali Kota Depok: Raperda Kota Religius Urus Masalah yang Tak Disentuh Kementerian Agama

Wali Kota Depok Mohammad Idris mengatakan Raperda Kota Religius tidak mengurus ibadah personal. Ditolak Pemprov Jabar dan Kemendagri.


Dipukuli dan Diancam Dibunuh Ayahnya, Komedian Park Soo Hong Dilarikan ke RS

3 hari lalu

Dipukuli dan Diancam Dibunuh Ayahnya, Komedian Park Soo Hong Dilarikan ke RS

Park Soo Hong dipindahkan ke ruang gawat darurat rumah sakit terdekat setelah pingsan karena stres berat dan syok usai diserang ayahnya sendiri.


Perda Kota Religius Depok Ditolak, Wali Kota: Kami Tidak Mengatur Jilbab dan Salat

4 hari lalu

Perda Kota Religius Depok Ditolak, Wali Kota: Kami Tidak Mengatur Jilbab dan Salat

Wali Kota Depok Mohammad Idris menyatakan tidak gentar untuk tetap melanjutkan pengesahan Perda Kota Religius.


Rancangan Perda Kota Religius Depok Ditolak Kemendagri, Wakil Wali Kota Ingin Tahu Alasannya

5 hari lalu

Rancangan Perda Kota Religius Depok Ditolak Kemendagri, Wakil Wali Kota Ingin Tahu Alasannya

Kemendagri tidak mengabulkan Rancangan Perda Kota Religius Depok dan wakil wali kota ingin tahu alasannya.


Wali Kota Depok Minta Warganya Kibarkan Bendera dan Dengarkan Pidato Nadiem Makarim Hari Ini

6 hari lalu

Wali Kota Depok Minta Warganya Kibarkan Bendera dan Dengarkan Pidato Nadiem Makarim Hari Ini

Wali Kota Depok Mohammad Idris meminta warga dan juga para ASN untuk mengibarkan bendera setengah tiang kemarin. Mendengarkan pidato Nadiem Makarim.


Pimpinan DPRD Depok yang Injak Sopir Truk tetap Terancam Sanksi Meski Sudah Damai

10 hari lalu

Pimpinan DPRD Depok yang Injak Sopir Truk tetap Terancam Sanksi Meski Sudah Damai

Wakil Ketua DPRD Kota Depok Tajudin Tabri tetap terancam sanksi dari Partai Golkar setelah aksinya menginjak sopir truk viral


Korupsi Potong Upah Tenaga Honorer Damkar Depok Masuk Meja Hijau, Ada Sidang Besok

10 hari lalu

Korupsi Potong Upah Tenaga Honorer Damkar Depok Masuk Meja Hijau, Ada Sidang Besok

Kasus dugaan tindak pidana korupsi pada tubuh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok sudah berjalan di meja hijau.


Diinjak Lehernya Saat Dihukum Push Up, Sopir Truk Akhirnya Berdamai dengan Wakil Ketua DPRD Depok

11 hari lalu

Diinjak Lehernya Saat Dihukum Push Up, Sopir Truk Akhirnya Berdamai dengan Wakil Ketua DPRD Depok

Sopir truk Ahmad Misbah akhirnya berdamai dengan Wakil Ketua DPRD Kota Depok Tajudin Tabri. Polisi menyatakan kasus ini telah selesai.