Dituding Selingkuh, Calon Wali Kota Tangerang Selatan Lapor Polisi

Reporter

Calon Wali Kota Tangerang Selatan nomor urut dua, Arsyid (tengah), mengikuti pawai kampanye damai di Ciputat, Tangerang Selatan, 20 September 2015. Pawai ini diikuti oleh tiga pasang calon yaitu: Ikhsan Modjo - Li Claudia Chandra, 2 Arsid - Elvier, dan Airin-Benyamin. TEMPO/M Iqbal Ichsan

TEMPO.CO, Tangerang Selatan - Tak terima diisukan berselingkuh, calon Wali Kota Tangerang Selatan, Arsid, melapor ke Kepolisian Resor Tangerang Selatan. "Telah kami laporkan ke Polres Tangerang Selatan, Jumat, 6 November," ujar kuasa hukum Arsid, Endang Hardian, Sabtu, 7 November 2015.

Arsid menilai isu miring perselingkuhan yang menyerangnya saat ini merupakan bagian dari kampanye hitam yang dilakukan lawan politiknya. Kabar itu menyebutkan ia telah berselingkuh  atau berhubungan gelap dengan seorang perempuan hingga memiliki anak. "Ini fitnah kejam untuk menghancurkan nama baik saya dan menjatuhkan saya di pilkada ini," kata Arsid, menyangkal isu yang santer beredar saat ini.

Dengan wajah kesal, kandidat yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dan Hanura ini menyatakan isu miring itu sengaja ditebarkan lawan-lawan politiknya untuk menjegalnya dalam pilkada Tangerang Selatan. "Saya pastikan isu itu tidak benar, saya orang baik-baik, memiliki istri, anak tiga, semuanya sudah besar-besar," ucapnya.

Isu perselingkuhan Arsid menyeruak melalui pesan berantai di media sosial dalam satu pekan ini. Pesan berantai tersebut berbunyi, "Pesta demokrasi sudah sebentar lagi digelar bertepatan pada tanggal 9 Desember 2015. Sudah banyak putra-putri daerah dengan gagah berani menampilkan diri sebagai calon pemimpin di daerah; Kabupaten/Kota dan Provinsi. Tak terkecuali Tangsel juga akan melaksanakan Pilkada serentak pada tahun ini. Salah satu kandidat calon adalah Arsid-Elvier yang diusung oleh partai PDIP. Sebagai calon pemimpin harus mempunyai track record yang baik untuk menjadi modal dalam merebut kursi kepemimpinan selain kapabilitas, elektabilitas, dan popularitas."

Pesan itu selanjunya berbunyi, "Arsid yang tak lain merupakan mantan birokrat yang pernah menjabat sebagai camat namun selama menjadi camat ternyata Arsid ditengarai melakukan perselingkuhan atau hubungan gelap dengan seorang perempuan bernama Armanih dan hasil dari hubungan gelap itu Armanih melahirkan seorang anak yg sekarang duduk dibangku SD dan bejatnya ternyata Arsid tidak bertanggung jawab dan tidak menikahi Armani sampai sekarang. Maka dari itu sebagai calon pemimpin harus bersih dari tindak kriminal dan menjunjung tinggi moralitas."

Pesan yang disebarkan koordinator aksi Aliansi Pemuda Pemuda Peduli Sosial (APPSOSI), Qurniayasi Roni Wijaya, ini juga akan akan dilanjutkan dengan aksi pada Rabu, 10 November 2015, pukul 10.00, di depan kantor KPU Tangerang Selatan dengan agenda, "Selamatkan Tangsel dari Pemimpin Cabul".

Menurut Endang, isu yang disebarkan tersebut adalah fitnah dan mencemarkan nama baik Arsid. Untuk itu, kata dia, pihaknya melaporkan penyebar pesan itu dengan tuduhan pencemaran nama baik dan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik. "Ini serangan langsung untuk menjatuhkan Pak Arsid sebagai calon wali kota," katanya.

JONIANSYAH HARDJONO






Tanah 4.170 Meter Persegi Milik Warga Pamulang Diduga Diserobot Perusahaan

1 hari lalu

Tanah 4.170 Meter Persegi Milik Warga Pamulang Diduga Diserobot Perusahaan

Tanah milik warga Pamulang diserobot perusahaan dengan cara memagarnya padahal belum ada sertifikatnya.


Tim Gagak Hitam Satpol PP Tangsel Tangkap Tangan 27 Perempuan dan 16 Pria

54 hari lalu

Tim Gagak Hitam Satpol PP Tangsel Tangkap Tangan 27 Perempuan dan 16 Pria

Tim Gagak Hitam Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang Selatan pada Sabtu dini hari 13 Agustus 2022


Kepala Sekolah SMP Negeri di Tangerang Selatan Ditangkap, Diduga Korupsi Dana PIP

11 Juli 2022

Kepala Sekolah SMP Negeri di Tangerang Selatan Ditangkap, Diduga Korupsi Dana PIP

Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan menangkap kepala sekolah SMP Negeri 17 Kota Tangerang Selatan untuk dugaan tindak pidana korupsi dana PIP.


HUT Kota Tangerang Selatan ke-13, Menjadi Daerah Otonom Sejak 2008

26 November 2021

HUT Kota Tangerang Selatan ke-13, Menjadi Daerah Otonom Sejak 2008

Kota Tangerang Selatan berulang tahun ke 13. Berikut cerita berdirinya Kota Tangerang Selatan.


Pesan Airin Rachmi Diany kepada Kepala Daerah Tangerang Selatan Baru

26 April 2021

Pesan Airin Rachmi Diany kepada Kepala Daerah Tangerang Selatan Baru

Airin Rachmi Diany menyarankan agar Pilar Saga Ichsan belajar memahami dan mempelajari regulasi bagi kepala daerah.


Tugu Pamulang Viral, Airin Ingin Rancang Ulang

11 April 2021

Tugu Pamulang Viral, Airin Ingin Rancang Ulang

Gunawan Sumaryono, 41 tahun, penduduk perumahan Sinar Pamulang Permai menilai aneh tugu Pamulang itu.


Enam Daerah di Banten Masuk Zona Oranye Covid-19 Lagi, yang Kuning Tinggal Dua

25 Maret 2021

Enam Daerah di Banten Masuk Zona Oranye Covid-19 Lagi, yang Kuning Tinggal Dua

Wakil Gubernur Banten meminta masyarakat disisplin protokol kesehatan karena hampir semua daerah masuk zona kuning, tapi masuk lagi ke zona oranye.


Walikota Tangsel Resmikan Rumah Lawan Covid Tahap 2

22 Maret 2021

Walikota Tangsel Resmikan Rumah Lawan Covid Tahap 2

Rumah Lawan Covid berdesain camp untuk mendukung peningkatan imunitas pasien yang dinyatakan positif dengan gejala ringan.


Tangerang Selatan Vaksinasi Pedagang Mulai Hari Ini

17 Maret 2021

Tangerang Selatan Vaksinasi Pedagang Mulai Hari Ini

Semua yang termasuk kriteria pedagang bisa mendapatkannya. Vaksinasi juga diberikan kepada mereka yang berusia di atas 60 tahun.


Airin: PPKM Mikro Efektif Tekan Penyebaran COVID-19 di Tangerang Selatan

14 Maret 2021

Airin: PPKM Mikro Efektif Tekan Penyebaran COVID-19 di Tangerang Selatan

Prinsipnya, kata Airin, di satu sisi bagaimana pandemi dapat tertangani dan di sisi lain ekonomi bisa berjalan.